Sejarah Perang Salib

Perang salib adalah satu dari sekian banyak perang yang cukup populer apalagi untuk kalangan umat Islam, karena perang ini ternyata menjadi tonggak sejarah kekuatan islam. Terjadi pada tahun 1095 melibatkan antara pasukan gereja yang dinamakan sebagai crusader dengan pasukan muslim di hampir seluruh benua Eropa.

fi 26

Perang ini merupakan gerakan untuk perebutan tanah kekuasaan. Gerakan militer dari Gereja Katholik Romawi yang menginginkan akses bagi umatnya untuk merebut tanah suci Jerusalem yang dulunya dimulai pada tahun 1095 oleh paus urban II.

Pada perang pertama terjadi perselisihan yang tak berujung hingga 200 tahun lamanya untuk menentukan siapakah sebenarnya yang berhak untuk menduduki tanah tersebut. Perang ini setidaknya terjadi selama 7 kali termasuk diantaranya adalah perang-perang kecil. Pada bagian akhir konflik tersebut meruntuhkan benteng milik pasukan kristen di Arce, pasukan Katholik Eropa pada akhirnya tak berani lagi melakukan serangan ke timur.

Banyak yang menyebutkan bahwa sebenarnya perang ini adalah suatu gerakan bertahan dari Kristen mempertahankan wilayahnya agar tak sampai dimasuki oleh muslim, ada juga yang menganggap perang ini sebenarnya merupakan konflik yang terdapat di garis depan Eropa.

Perang ini dinamakan sebagai salib melihat dari logo yang disematkan oleh umat kristen yang kita tau memiliki lambang berbentuk salib. Perang ini awalnya dimulai sejak reformasi dan konfrontasi di abad 16. Sebenarnya belum ada yang mampu menilai secara obyektif manakah yang benar mengenai asal usul dari perang ini.

Mengingat para sejarawan hanya mendasarkannya pada subyektifitas dari agama yang mereka anut. Mereka yang muslim menganggap bahwa perang ini didasarkan untuk menyebarkan atau syiah agama ke wilayah yang lebih luas namun tak mendapat tanggapan baik dari masyarakat Katholik Eropa.

Sedangkan melihat dari kacamata Katolik sendiri menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh umat Islam pada saat itu mengarah pada tindak kejahatan. Tak heran jika para sejarawan kala itu juga dapat menyimpulkan bahwa sebenarnya perang salib tak lebih dari tindakan barbar atau fanatisme terhadap agama yang mereka anut tanpa memikirkan dampak pada pasukan sendiri.

Perang salib pertama terjadi di tahun 1095 hingga 1099, dilanjutkan pada tahun 1147 sampai 1149 dan yang paling akhir adalah 1197. Perang ini juga menjadi tonggak permusuhan antara kaum muslim dengan umat pemeluk agama lain hingga saat ini. Banyak kemudian yang terkena islamophobia seperti yang digambarkan oleh beberapa negara yang ada di dunia.

Islamophobia adalah keadaan dimana suatu individu atau golongan menjadi sangat anti terhadap islam dan menganggap bahwa seorang muslim adalah mereka yang barbar dan tak memiliki aturan. Konsep islamophobia ini sudah banyak menjangkiti masyarakat di negara-negara maju.

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *