Sejarah Proses Terbentuknya Bumi

Alam semesta terbentang sangat luas. Bahkan kita hanya menempati setitik bagian kecil disalah satu sudutnya. Kita berada dalam galaksi bimasakti yang merupakan satu diantara banyak galaksi-galaksi lain di jagad raya ini.

Pada galaksi bimasakti terdapat bintang yaitu matahari yang menjadi pusat dan sumber kehidupan yang dikelilingi planet-planet, satelit, dan benda luar angkasa lainnya. Salah satu planet yang mengelilingi matahari adalah bumi.

l 129

Bumi terbentuk sudah sangat lama sekali, namun menurut para peneliti sekitar 250 juta tahun silam kerak-kerak benua yang ada di bumi berupa satu massa daratan, yaitu pangea yang kemudian terbelah menjadi dua benua, yakni Laurasia dan Gondwana.

Laurasia merupakan benua besar yang sekarang menjadi Amerika bagian Utara, benua Eropa, sebagian Asia Tengah dan Asia Timur. Sedangkan Gondwan sekarang menjadi Amerika bagian Selatan, benua Afrika, India, benua Australia, dan Benua Asia.

Bagian-bagian ini kemudian saling terbawa arus laut saling bertubrukan satu sama lain dan menjadi bagian yang lebih kecil lagi seperti yang kita diami hingga saat ini. Nah, berikut akan dijelaskan teori-teori mengenai proses terbentuknya bumi.

1. Teori Nebula atau Teori Kabut

Dikemukakan oleh Immanuel Kant pada tahun 1755 dan seorang peneliti yang menguatkan, yakni Pierre de Laplace pada tahun 1796 yang kemudian dikenal dengan istilah Teori Kabut Kant-Laplace.

Teori ini menjelaskan bahwa alam semesta terdiri atas gas yang berkumpul menjadi kabut dan karena adanya gaya yang sangat besar yang berputar mebuat kabut menjadi keras karena pendinginan. Bagian-bagian yang keras inilah yang menjadi planet-planet termasuk bumi.

2. Teori Planetisimal

Dikemukakan oleh Forest Ray Moulton dan Thomas C. Chamberlain pada awal abad 20. Teori ini menjelaskan bahwa matahari terdiri atas gas yang bermassa sangat besar, kemudian pada suatu keadaan melintas benda yang berukuran sama dengan matahari nyaris bertabrakan dikarenakan pengaruh gaya maka permukaan maatahari terlepas menmbentuk planet-planet.

3. Teori Tidal

Dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys sekitar ntahun 1918. Teori ini menjelaskan bahwa matahari mengalami kejadian pasang surut pada permukaannya yang kemudian menjadi bagian-bagian kecil.

Baca Artikel Lainnya :

4. Teori Big Bang

Teori ini menjelaskan bahwa bumi berasal dari kumpulan kabut yang berputas pada porosnya yang kemudian menarik bagian-bagian sekitarnya berkumpul dipusat dan menjadi sangat besar, yang kemudian pada suatu titik meledak menjadi bagian-bagian kecil yang disebut planet-planet.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *