Sejarah Rendang yang Mendunia Khas Padang

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kota Minangkabau di Sumatera Barat selain rumah gadangnya? Pasti anda langsung teringat pada makanan berbumbu yang rasanya super lezat. Ya, apalagi kalau bukan rendang. Rendang ini merupakan salah satu makanan unik asli khas Indonesia, dan sudah tidak asing lagi didengar di telinga masyarakat Indonesia. Bahkan masuk juga sebagai salah satu makanan terlezat di dunia.

fu 89

Rendang ini sangat mudah ditemukan di sekitar kita, khususnya di rumah makan Padang atau di warung-warung makan sederhana. Rendang juga sering disajikan pada saat hari-hari perayaan atau sebagai makanan favorit keluarga. Bumbu khas dan campuran rempahnya menjadi ciri khas utama rendang.

Di daerah lain di Indonesia, bumbu rendang di modifikasi sesuai dengan selera daerah tersebut. Misalnya rendang Jawa dan rendang Sunda yang berkuah. Di daerah Makassar, rendang dibuat kering dengan ampas kelapa. Meskipun rendang ini sudah terkenal sampai ke penjuru dunia, tidak semua orang tahu akan sejarah rendang termasuk anda kan? Mari kita bahas sedikit mengenai sejarahnya.

Sejarah Rendang

Mungkin tidak semua orang atau bahkan banyak yang tidak tahu awal sejarah rendang. Rendang berasal dari tradisi serta adat orang Minangkabau. Hidangannya terbuat dari santan kelapa, dengan campuran rempah seperti jahe, kunyit, lengkuas, cabai, bawang, tomat, dan rempah lainnya yang diracik sedemikian rupa, hingga membentuk cita rasa yang sempurna.

Pembuatannya yang bisa memakan waktu sekitar 6-8 jam membuat bumbu meresap kedalam dagingnya. Rempah-rempah ini secara alami membentuk zat antiseptik sehingga membuat rendang dapat bertahan hingga berbulan-bulan.

Berbagai pendapat mengenai sejarah rendang ini dicatat oleh beberapa sejarawan berikut:

  1. Gusti Anan dari Universitas Andalas Padang menyimpulkan dari literatur abad 19, bahwa masyarakat Minang sering bepergian ke Selat Malaka dan Singapura melalui jalur air yang notabene dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan. Sehingga mereka harus menyiapkan makanan yang dapat bertahan dalam waktu lama, dan makanan tersebut adalah rendang.
  2. Kolonel Stuarts di tahun 1827 dalam catatannya mengemukakan bahwa sering ditemukannya ciri-ciri rendang yang digambarkan seperti makanan daging kehitam-hitaman berkuah santan kering yang sengaja dihanguskan.
  3. Pada abad ke-14 para pedagang dari Arab dan India memperkenalkan metode pembuatan makanan dengan bahan dasar bumbu kaya rempah yaitu kari. Masakan kari ini yang kemudian dikembangkan lagi oleh masyarakat Minangkabau menjadi masakan rendang.

Filosofi Rendang

Daging sapi sebagai bahan dasar utama rendang dipercaya dapat memakmurkan keturunan dan saudara. Bahan selanjutnya yaitu kelapa atau karambia diartikan sebagai kalangan intelektual yang mengutamakan kebersamaan kelompok serta individu.

Kemudian sambal atau lado yang melambangkan ketegasan para ulama dalam menyebarkan agama. Dan yang terakhir adalah bumbu yang artinya setiap individu berhak mensejahterakan kelompoknya.

Demikian uraian singkat mengenai rendang diatas, sekarang kita menjadi semakin lebih mengenal sejarah masakan rendang. Tapi jangan lupa, kita juga harus tahu sejarah masakan nusantara lainnya, yang masing-masing memiliki ciri dan cita rasa khas yang unik.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *