Sejarah Singkat Terbentuknya Kota Jakarta

Kota Jakarta memiliki sebutan sebagai Kota Tua, yang disebabkan karena mulai ada sejak sebelum zaman pendudukan Belanda. Sejarah pertama mulai terbentuknya Jakarta, ialah ketika Fatahillah pada tahun 1526 mendapatkan sebuah tugas. Yakni menyerang Sunda Kelapa (nama awal Jakarta) yang berada di Pajajaran, yang merupakan kerajaan Hindu.

fi 55

Kemenangan Fatahillah menjadikan Sunda Kelapa dapat dikuasai dan kemudian diubah namanya menjadi Jayakarta. Kemudian pada masa Belanda masuk ke Jayakarta, diubah lagi menjadi Kota Batavia.

Sejarah Singkat Kota Jakarta

Sejak dulu Jakarta menjadi pusat perdangan karena termasuk ke dalam daerah strategis yang dilalui oleh para pedagang dari berbagai wilayah. Lokasinya yang terbilang strategis dan didukung pula oleh berlimpahnya kekayaan alam di dalamnya. Menjadikan Jakarta sebagai lokasi yang tepat untuk ditaklukkan oleh pemerintah Belanda dan kemudian menamainya menjadi Batavia. Dulunya Batavia Tua adalah sebutan untuk pusat kota, yang Kita kenal sekarang sebagai Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Di luar daerah Batavia Tua tersebut, maka hanya terlihat sebagai perkampungan biaya yang wilayahnya mayoritas adalah persawahan dan hutan. Dahulu di pusat Kota merupakan daerah pelabuhan di daerah Kali Ciliwung yang merupakan pusat perdagangan. Jauh sebelumnya Jakarta juga menjadi tempat bermukimnya para penduduk sekitar.

Pada abad ke-4 mulai digunakan sebagai pemukiman oleh warga Hindu, dan hal ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti di Jakarta Utara. Ada beberapa negara atau bangsa yang kemudian berhasil menempati dan menguasai Jakarta, yakni Portugis dan juga Belanda.

Bangsa Belanda pertama kali singgah di Jakarta pada tahun 1610 dan memiliki misi perdagangan, yang dipimpin oleh seorang saudagar Belanda kaya. Tahun yang sama Belanda mendapatkan izin untuk membangun sebuah gudang dan izin tersebut diperoleh dari Pangeran Jayawikarta. Tanpa disangka gudang tersebut menjadi awal mula Belanda mempersiapkan serangan untuk mendapatkan kekuasaan penuh atas Jakarta. Kemudian Belanda membangun sebuah benteng yang bertujuan melindungi dua gudang utama. Lambat laun Pemerintah Belanda memiliki niatan untuk memperluas wilayah dan mulai menguasai daerah sekitar Jakarta.

Perubahan total dilakukan dengan semakin luasnya wilayah yang dikuasai Belanda, kemudian membangun sebuah kota dengan arsitektur khas Belanda. Jakarta kemudian kembali dikuasai oleh bangsa asing, yakni Jepang, dan kemudian kembali lagi di bawah tangan Belanda. Kemudian setelah Indonesia dinyatakan merdeka, Batavia diubah namanya oleh Gubernur Jakarta, Ali Sadikin sebagai Jakarta.

Bapak Ali Sadikin kemudian memberikan sebuah perlindungan terhadap bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda di sana. Kawasan tersebut kemudian disebut sebagai Kota Tua, yang bangunan bersejarahnya masih terlindungi. Hingga sekarang masih ada beberapa badan atau lembaga sosial yang peduli terhadap kondisi bangunan bersejarah tersebut. Kemudian hingga sekarang Kita tetap bisa menikmati dan belajar sejarah dari keindahan bangunan kuno khas Belanda di kawasan Kota Tua.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *