Sejarah Teotihuacan : Tempat Bersemayam Para Dewa Suku Aztec Di Meksiko

Sejarah Teotihuacan : Tempat Bersemayam Para Dewa Suku Aztec Di Meksiko – Sebagai salah satu negara yang sarat dengan peninggalan sejarah, Meksiko memiliki beberapa situs populer yang mempunyai ciri khas masing – masing terhadap beberapa daerah sesuai dengan suku yang mendiaminya. Salah satunya yaitu Teotihuacan.

Untitled

Konon, asal mula situs ini menjadi terkenal karena merupakan kompleks bangunan kuil kuno sebagai tempat bersemayamnya para dewa dari suku Aztec di Meksiko.

Suku Aztec percaya bahwa para dewa di atas langit telah menciptakan alam semesta di kota – kota kuno di Meksiko yang pernah populer dan berkembang pesat sebagai salah satu pusat budaya suku Aztec tertinggi dimana perdagangan adalah paling menonjol selama periode klasik Mesoamerika.

Teotihuacan berarti “tempat bersemayam dari para dewa”. Situs ini pernah dihuni oleh suku Aztec kuno sekitar 200 SM hingga pada akhirnya ditinggalkan sekitar seribu tahun kemudian karena bencana alam dan wabah penyakit ganas.

Teotihuacan diperkirakan mempunyai populasi sekitar 200 ribu jiwa pada masa kejayaannya. Sampai sekarang, situs tersebut masih menjadi tempat suci yang disakralkan bagi penduduk lokal.

Situs kuno tersebut di atas mempunyai sebuah sejarah misteri yang justru mampu menambah intrik dan daya tarik tersendiri bagi turis yang melancong ke tempat tersebut.

Menurut para peneliti, kurang jelas bagaimana peradaban suku Aztec kuno bisa punah saat ini, tapi dilihat dari struktur bangunan Teotihuacan yang menjulang sangat tinggi sekitar lebih dari 200 meter, seperti mendaki sebuah bukit kecil jika ingin mencapai puncaknya.

Nah, dari puncak Teotihuacan inilah anda dapat melihat luasnya area situs yang sangat populer di mancanegara.

Reruntuhan situs arkeologi Teotihuacan adalah berupa peninggalan sejarah yang luar biasa indah untuk dijadikan sebagai objek wisata. Situs tersebut berlokasi sekitar 50 km disebelah utara dari Mexico City.

Teotihuacan mencakup Piramida Bulan, Kuil Quetzalcoatl dan Istana Quetzalpapalotl. Wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut membutuhkan waktu seharian jika ingin mengelilingi bangunan tersebut secara keseluruhan.

Jika ingin berlibur dan berkunjung atau memasuki area situs tersebut di atas, para wisatawan wajib melalui jalan yang cukup lebar dan sangat panjang.

Jalan tersebut bernama Avenue of the Dead yang panjangnya hampir setengah mil dan lebarnya sekitar 13 meter. Anda bisa melihat beberapa reruntuhan bangunan suci kuno berupa kuil yang berjejer rapi di sepanjang jalan menuju ke pusat bangunan Teotihuacan.

Baca Artikel Lainnya :

Untuk menuju ke tempat tujuan, anda dapat menggunakan transportasi umum seperti bus dengan seorang pemandu wisata atau menyewa mobil pribadi dari Meksiko City melalui rute 150 – 136 sekitar 45 menit tiba di tujuan.

Demikian info dari kami, semoga berguna !

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *