Sejarah yang Merupakan Ilmu, Peristiwa, Kesenian, dan Juga Kisah

Sejarah terjadi karena adanya suatu peristiwa dalam banyak hal, yang kemudian dicatat oleh orang-orang pada zaman dulu sehingga diketahui oleh orang zaman sekarang. Ada banyak hal yang kemudian masuk ke dalam kategori sejarah ini, mulai dari penemuan, terbentuknya organisasi, adanya ingatan pada hal-hal tertentu, dan lain sebagainya.

fi 31

Sementara masa dimana belum ada orang yang paham bagaimana mencatat hal-hal tersebut, disebut sebagai masa pra sejarah. Sejarah sendiri termasuk ke dalam golongan ilmu pengetahuan dan dicetuskan oleh Herodotus yang kemudian dikenal sebagai Bapak Sejarah.

Herodotus menjadi pencetus dimulainya catatan sejarah yang waktu itu dilakukan bersama Thycydides yang awalnya membahas mengenai sejarah manusia. Berbicara mengenai sejarah manusia ini kemudian Kita akan mendapati sebuah perbincangan yang selalu hangat dan menarik.

Sementara untuk kawasan Timur catatan sejarah pertama kali ditandai oleh sebuah penemuan. Yakni penemuan terhadap Kronik Tiongkok yang diketemukan oleh Spring anda Autumn Annals. Kronik tersebut menceritakan secara detail mengenai kehidupan masyarakat pada tahun 722 sebelum masehi.

Dimulainya Penggunaan Sejarah dalam Kehidupan

Sejarah merupakan sebuah catatan yang mencakup materi dalam kesenian, kebudayaan, dan juga perkembangan ilmu pengetahuan. Meskipun merupakan sebuah catatan, ternyata penyampaian sebuah peristiwa, ilmu, dan lain sebagainya. Tidak bisa dilakukan secara sembarangan, menulis catatan sejarah diperlukan sebuah pendekatan yang harus tepat.

Sehingga suatu peristiwa dapat digambarkan secara nyata sekaligus menarik untuk setiap pembacanya paham dimana letak kelebihan peristiwa tersebut. Sehingga suatu peristiwa dianggap penting, fundamental, dan berpengaruh terhadap perkembangan di masa depan.

Bagi Bangsa Barat, Herodotus dianggap sebagai Bapak dari Sejarah, yang kemudian dikenal lagi toko sejarawan lainnya. Meski dianggap sebagai pencetus sejarah ternyata metode pendekatan yang dilakukan dianggap kurang sederhana. Kemudian metode pendekatan tersebut diolah kembali dan mengalami pembaharuan oleh Thucydedes dan metodenya Kita kenal hingga sekarang.

Metode pendekatan yang diambil dianggap mampu menciptakan sebuah catatan sejarah dari peristiwa yang memang layak untuk dijadikan momentum bersejarah.

Studi yang Membahas Sejarah Secara Khusus

Sejarah mengalami perkembangan, yakni dari segi metode pendekatan, cara penyampaian, dan bidang yang tercakup dalam sejarah itu sendiri. Jika pada masa awalnya muncul sejarah, di dalamnya lebih membahas mengenai persoalan yang berkaitan dengan agama atau religius. Seiring berjalannya waktu, dimana diawali oleh George Wilhalm Friedrich Hegel. Dimana beliau mengungkapkan sejarah yang juga tersirat unsur sekulerisme yang kental dan mempengaruhi dunia.

Beliau menggunakan metode pencatatan sejarah secara ilmiah sebagaimana yang dimaksudkan oleh Ibnu Khuldun pada bukunya yang bertitle Muqaddimah. Jika dahulu pencatatan sejarah juga dibumbui oleh adanya unsur legenda atau takhayul. Maka seiring berjalannya waktu pencatatan sejarah diharapkan realistis dan digunakan pendekatan secara real. Diharapkan dengan cara ini maka akan mendapatkan catatan sejarah yang memang terjadi tanpa ada unsur tambahan yang dibuat-buat.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *