Sekilas Tentang Bakteri yang Hidup di Tanah

Sekilas Tentang Bakteri yang Hidup di Tanah – Bakteri merupakan biota tanah (jasad hayati) yang termasuk dalam kelompok microflora. Bakteri dikelompokkan menjadi dua yaitu bakteri autotroph yang dapat menghasilkan makanan sendiri dan bakteri heterotroph yang makanannya berasal dari bahan organik yang telah ada. Beberapa manfaat dari bakteri autotroph yaitu dapat mempengaruhi sifat tanah namun bakteri ini juga dapat mempengaruhi kesehatan manusia.

bakteri

Beberapa jenis bakteri tanah ternyata sangat rapuh dan dapat terbunuh hanya karena perubahan kecil yang terjadi dalam lingkungan tanah. Beberapa jenis lainnya mampu bertahan dalam keadaan apapun, dapat mengekstrak nitrogen dari udara, ataupun dapat memecahkan beberapa zat beracun. Salah satu jenis bakteri adalah bakteri dekomposer yang berperan penting dalam mendekomposisi bahan organik terutama ketika tahap awal dekomposisi pada tingkat kelembaban yang tinggi. Contohnya adalah Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens.

Jenis-jenis bakteri lainnya yaitu:

  1. Bakteri nitrogen. Bakteri ini dapat mengikat nitrogen dari udara dan menjadikannya senyawa amonia dan ion nitrat dengan bantuan dari enzim nitrogenase sehingga dapat menambah kesuburan tanah. Biasanya, bakteri ini berinteraksi dengan tanaman kacang-kacangan dan polong-polongan. Contoh dari bakteri ini adalah genus Genus bakteri ini banyak digunakan sebagai pupuk hijau untuk beberapa tanaman. Daya tangkap dan penyerapan nitrogen akan berkurang jika bakteri dipisahkan dari tanaman inangnya.
  2. Bakteri untuk penyakit suppressors, untuk menekan beberapa penyebab atau penyakit.
  3. Aerob merupakan bakteri yang membutuhkan oksigen dan anaerob adalah bakteri yang tidak memerlukan oksigen dan dapat menjadi bakteri yang beracun. Anaerob dapat membatasi pertumbuhan pada akar.
  4. Actinobacteria berguna untuk membantu memecah humates dan asam humat pada tanah secara perlahan. Bakteri ini hidup pada tanah non-asam dengan pH yang melebihi 5.

Banyaknya bakteri tanah dapat menjadi pertanda jika kondisi tanah agak menguntungkan karena terdapat beberapa bakteri yang dapat membantu untuk menyuburkan tanah sehingga tumbuhan dapat tumbuh dengan optimal. Untuk penambahan bakteri dalam tanah, sebaiknya dilakukan terlebih dahulu hal-hal berikut, yaitu:

  • Terlebih dahulu harus mengatasi masalah keasaman dan pemadatan tanah.
  • Terdapat tanah yang baik untuk penutup.
  • Membangun bahan organik.
  • Memperhatikan sistem drainase.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *