Sifat dan Ciri Utama Tanah Podzol

Sifat dan Ciri Utama Tanah Podzol – Tanah podsol pada umumnya meluas di daerah hutan yang beriklim basah sedang. Nama podzol berasal dari perkataan Rusia “zola” yang artinya abu, dan “pod” yang artinya pucat. Semua jenis tanah ini mengandung A2 abu-abu yang berwarna pucat.

a

Adapun morfologi tanah podzol tersusun atas :

1) Horizon O, dalam hutan dibedakan lagi atas bahan organik yang belum mengalami dekomposisi, bahan organik yang sedang mengalami dekomposisi, dan humus yang telah mengalami dekomposisi di dalam padang rumput yang terdiri atas hampaan rumput mati.

2) Horizon A1, bertekstur halus sampai geluh pasiran, berwarna coklat kelam sampai hitam oleh pengaruh bahan organik.

3) Horizon A2, merupakan lapisan yang mencirikan berupa abu yang berwarna pucat dengan struktur lempung menepung, berminyak jika dipijat dan kadang- kadang ada konkresi.

4) Hoizon B yang dibedakan dengan tegas dari horizon di atasnya oleh warnanya yang coklat kelam sampai coklat biasa, tekstur lebih halus, struktur tiang akibat saling koagulasi A1 dan Fe yang bermuatan positif dengan bahan organik yang bermuatan negative, sering kali horizon ini mengandung padas.

5) Horizon BC dan C, makin ke bawah warnanya makin mendekati warna bahan induk dan tekstur makin kasar Tanah ini memiliki lapisan solum yang dangkal, yaitu antara 40-100 cm, dan horizon-horizon A2 dan B3nya dapat jelas kelihatan. Tanah podsol ini dapat jelas kelihatan dari warnyanya, yaitu coklat pucat atau keputih-putihan hingga warna coklat kekuning-kuningan.

Tekstur pada umumnya dari pasir sedang sampai kasar, dengan struktur yang lepas di bagian atas dan pejal di bagian bawah, sedangkan konsistensinya pada lapisan A2 itu lepas dan di lapisan B teguh. Reaksi tanah biasa dilihat dari pHnya, yaitu pH 3,5-5,5 atau dari sangat asam sampai asam, sedangkan kandungan bahan organik adalah sedang, pada bagian atas sedang sampai tinggi.

Tanah ini cukup peka terhadap erosi, karena daya menahan air jelek. Kandungan unsur hara sangat rend ah sampai rendah. Bahan induknya berasal dari tuff vulkan yang asam. Tanah ini baik sifat fisika maupun kimia adalah jelek, sehingga nilai produktivitasnya rendah. Proses pembentukan tanahnya disebut posdolisasi.

Terjadinya podzolisasi di dataran disebabkan oleh 4 faktor, yaitu :

  • Tanah pasir kuarsa yang permeabel sekali.
  • Miskin akan basa.
  • Curah hujan tinggi dan tetap.
  • Vegetasi yang memungkinkan tebentuknya humus asam karena berkadar basa rendah.

Penyebarannya ada di daerah beriklim Cfa (Koppen) yaitu iklim hujan lintang
menengah dengan musim dingin ringan, sedang menurut Schmidt dan Perguson dengan tipe hujan A (sangat basah) dan Hujan B (basah), yang curah hujannya biasanya bisa lebih bedar dari 1500 mm per tahun tanpa mengalami bulan-bulan kering. Ketinggian tempat sangat bervariasi sekali, yaitu paling tinggi 2000 meter di atas muka laut, dengan bentuk wilayah yang datar di dataran tinggi dan dataran rendah.

Tanah ini dapat dijumpai di Kepulauan Jambi, Bangka, Belitung, Kalimantan
Barat, dan Irian Jaya, seluruhnya meliputi kurang dari 3,5 juta hektar, yang sebagian terbesar masih ditempati oleh hutan pimer dan sekunder. Tanaman yang tumbuh di atasnya selain hutan primer, juga belukar dan padang rumput, di Bangka banyak untuk tanaman lada. Tanah ini di daerah kering berasosiasi dengan tanah podsolik merah kuning, sedangkan di daerah basah berasosiasi dengan glei humas atau organosol. Produktivitas tanah ini lebih cocok untuk hutan.

Baca Artikel lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Sifat dan Ciri Utama Tanah Podzol

  1. Pingback: Definisi Pupuk Hayati dan Bagaimana Pembuatannya? | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *