Silsilah Dari Kerajaan Majapahit

Sesungguhnya, kerajaan Majapahit kelanjutan dinasti Raja Singosari, kerajaan yang dibentuk sosok Sri Ranggah Rajasa yakni pendiri Dinasti Rajasa abad 13. Orang yang pertama mendirikan kerajaan Majapahit sekaligus menjadi raja pertama yaitu Raden Wijaya. Pendirian Majapahit berhutang banyak pada tentara Mongol yang melakukan pendaratan di Tuban guna menghancurkan kerajaan Singasari yang pada era itu telah jatuh di tangan Jayakatwang.

fu 63

Ketika penyerangan terjadi, Kerjasama antara Raden Wijaya dengan pasukan Mongol kemudian menyerang setelah Singosari runtuh hingga pasukan Mongol yang melemah sebab banyak faktor terpaksa mundur dari pulau Jawa. Dikala inilah Raden ijaya mulai melakukan perjalanan dari Majapahit, mengemban nama Kertarajasa Jayawardhana.

Penerus dari Kertarajasa Jayawardhanaialah jayanagara yang nama aslinya ialah kalagamet. Kisah perihal jayanagara yang merupakan anak dari Raden Wijaya dituliskan dalam beberapa catatan termasuk paraton serta Negara Kertagama.

Pada era pemerintahannya ini pula Gajah Mada mulai bangkit sebagai figur yang penting bagi Majapahit. Di era pemerintahan Jayanagara Majapahit sangat kacau dan sulit, dimulai dengan beberapa pemberontakan dari jendral-jendral dan pangeran dari Raden Wijaya yang tidak puas.

Pemberontakan yang paling terkenal ialah pemberontakan Ra Kuti tepat di tahun 1319, sebab Ra Kuti mengambil alih untuk mengontrol kerajaan hingga ibu kota. Dengan bantuan Gajah Mada dan pasukan Bhayangkara, Jayanegara kabur dari ibu kota dan bersembunyi di desa Badander. Sementara Gajah Mada kembali, menghancurkan pemberontakan Ra Kuti.

Sejarah kerajaan Majapahit lalu dilanjutkan oleh Tribhuwana Wijayatunggadewi yang dikenal pula sebagai Dyah Gitarja. Selama era pemerintahan Wijayatunggadewi menjadi era dimana Gajah Mada ditunjuk sebagai patih dan mulai terobsesi pada ekspansi kerajaan. Era kepemimpinan Wijayatunggadewi berakhir pada 1350 kemudian dilanjutkan dengan pemerintahan raja ke-4 Majapahit, yaitu Hayam Wuruk yang juga dikenal dengan nama Rajasanagara.

Di era pemerintahan Hayam Wuruk dinilai sebagai era kejayaan sejarah kerajaan Majapahit sebab pada era inilah Majapahit melebarkan sayap ke seluruh kawasan kepulauan Indonesia. Hayam Wuruk yang ketika menjadi raja berumur 16 tahun, awalnya dituntut menikah dengan Dyah Pitaloka Citraresmi, seorang putri dari kerajaan Sunda.

Pernikahan yang diselenggarakan karena latar belakang politik demi memperbaiki hubungan di antara Majapahit dan kerajaan Sunda. Meski begitu, tiba-tiba terjadi insiden bubat yakni pihak penjaga kerajaan Sunda terlibat pertikaian dengan tentara Majapahit dan pernikahan berakhir dengan tewasnya Dyah Pitaloka.

Gajah Mada lantas menjadi kambing hitam di insiden ini sebab ia ingin membuat kerajaan Sunda tunduk. Hayam Wuruk turun tahta pada tahun 1389 menyusul kematiannya. Setelah Hayam Wuruk tidak lagi memerintah, kerajaan Majapahit dapat dikatakan berakhir sebab setelahnya, kerajaan Majapahit terus menurun kekuatannya dan akhirnya terpaksa mundur menuju wilayah pulau Bali.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *