Soekarno, Bapak Kemerdekaan Indonesia

sukarnoBiografi Soekarno, Bapak Kemerdekaan Indonesia – Soekarno atau diucapkan dengan Sukarno memiliki banyak nama panggilan.

Ketika lahir orang tua Soekarno memberinya nama Kusno Sosrodihardjo namun orang tuanya mengganti nama tersebut menjadi Soekarno setelah Soekarno sembuh dari sakit parah. Namun sering sekali Soekarno disebut Bung Karno, Mr. Karno atau bahkan Achmad Sukarno. Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya dan merupakan presiden Indonesia yang pertama, menjabat sejak tahun 1945 hingga tahun 1967.

Soekarno mengenyam sekolah dasar hingga tahun 1912 kemudian Soekarno masuk sekolah menengah pertama Belanda di Mojokerto dan dilanjutkan ke sekolah menengah atas belanda di tahun 1916 di Surabaya.

Sejak masih muda Soekarno memiliki kemampuan dalam bahasa. Soekarno menguasai dan lancer berbahasa jawa, bali, sunda, belanda, inggris, arab, perancis, bahasa Indonesia, jepang dan juga jerman. Di tahun 1921, Soekarno mulai kuliah di Technische Hogeschool (saat ini Institut Teknologi Bandung), Soekarno belajar di Teknik Sipil khususnya Arsitektur.

Soekarno merupakan seorang pemimpin dari sebuah Negara yang berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan dari jajahan Belanda pada saat itu. Soekarno juga merupakan seorang pemimpin yang terkenal dan dihormati dalam pergerakan nasionalis Indonesia selama masa penjajahan colonial Belanda dan menghabiskan waktu lebih dari satu decade dijajah sampai dilepaskan ketika pasukan Jepang menyerbu. Soekarno dan rekan-rekan pejuang lainnya bergabung mengumpulkan dukungan untuk perang Jepang dengan imbalan untuk bantuan jepang dalam menyebarkan ide-ide nasionalis.

Ketika pengepungan Jepang, Soekarno dan Mohammad Hatta mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dan Soekarno dijadikan sebagai presiden pertama Indonesia. Soekarno memimpin Indonesia dalam melawan usaha Belanda mengkolonisasi melalui dcara diplomatic dan militer dalam artian sampai Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia hingga hal itu terjadi di tahun 1949.

Setelah masa-masa kemelut demokrasi parlementer, Soekarno mendirikan sebuah sistem otoriter yang disebut Demokrasi Terpimpin di tahun 1957 yang sukses mengakhiri ketidak stabilan dan pemberontakan yang mengganggu pertahanan negeri yang beragam ini. di awal tahun 1960an terlihat politik Soekarno membelok tiba-tiba kea rah kiri dengan penyediaan dukungan dan perlindungan untuk partai komunis Indonesia (PKI) pada pengeluaran militer dan Islami.

Soekarno juga mengirim pasukan pada serangkaian politik luar negeri agresif di bawah rubric anti imperialism, dengan bantuan dari Uni Soviet dan Cina pada saat itu. Gerakan 30 September pada tahun 1965 membawa kehancuran PKI dan juga turunnya Soekarno dari kepemimpinannya kemudian di tahun 1967 juga digantikan oleh salah satu jenderalnya yaitu Soeharto.

Pada tanggal 12 Maret 1967, Soekarno secara resmi diturunkan dari posisi presiden dan ditempatkan menjadi tahanan rumah di Istana Bogor. Selama di Istana Bogor kesehatan Soekarno memburuk dikarenakan perawatan kesehatan yang tidak memadai sehingga Soekarno meninggal akibat gagal jantung pada tanggal 21 Juni 1970 di rumah sakit TNI Jakarta ketika berumur 69 tahun. Kemudian Soekarno dimakamkan di Blitar, Jawa Tengah, Indonesia.

Baca juga : Biografi Adam Malik, Pahlawan Nasional Indonesia

Loading…

2 thoughts on “Soekarno, Bapak Kemerdekaan Indonesia

  1. Pingback: Mohammad Hatta, Proklamator Kemerdekaan Indonesia | Joko Warino Blog

  2. Pingback: Siapakah Presiden yang Menjabat Paling Lama di Indonesia? | Joko Warino Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *