Stroke : Penyakit Otak dan Pencegahannya

Stroke : Penyakit Otak dan Pencegahannya – Stroke adalah penyakit yang menyerang otak dengan cara menyumbat saluran darah yang menuju otak (Arteri). Hal ini mengakibatkan terhambatnya penyaluran oksigen ke dalam otak atau dapat terjadi pula jika saluran tersebut robek atau bocor.

2

Karena terhambatnya aliran oksigen ke jantung tersebut, membuat terganggunya fungsi kordinasi otak dengan tubuh karena rusaknya jaringan otak. Beberapa gejala yang umum terjadi setelah terjadinya serangan stroke adalah ketidakmampuan menggerakan anggota badan di salah satu sisi tubuh, kehilangan kemampuan berbicara, dan tidak mampu melihat dengan pandangan yang luas.

Stroke merupakan penyakit yang berbahaya dan memerlukan tindakan darurat medis. Hal ini perlu dilakukan mengingat stroke menyerang otak yang jika tidak ditangani lebih lanjut, akan mengakibatkan kerusakan parah pada otak.

Dan jika diabaikan, akan menyebabkan kematian. Perlu diketahui guys, stroke merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di Amerika dan Eropa dan merupakan penyakit di urutan pertama yang menyebabkan kecacatan di kedua benua tersebut

Adapun beberapa faktor yang meningkatkan resiko penyakit ini adalah usia, timgginya tekanan darah, adanya diabetes dan kolesterol yang tinggi, merokok, dll. Intinya adalah mengatur tekanan darah dan mencegah terjadinya pengentalan darah yang diakibatkan kandungan zat tertentu di dalam darah. Dari beberapa faktor tersebut, hanya tekanan darah tinggi dan merokok saja yang dapat kita kontrol.

Umumnya hanya manusia dengan umur diatas 65 tahun yang sangat beresiko tinggi terserang penyakit ini. Sedangkan untuk manusia dengan usia dibawah 65 tahun, resikonya hanyalah 1% tiap tahunnya. Hal ini diakibatkan kurangnya aktivitas pada manula yang jika tidak dapat mengatur pola hidupnya, akan mengakibatkan resiko yang tinggi terjangkitnya penyakit ini.

Cara mencegah penyakit ini adalah dengan mengkonsumsi obat anti penggumpalan darah. Yang paling umum digunakan adalah warfarin yang dapat menurunkan resiko stroke dari 12 % sampai kepada 4 % dalam setahun.

Aspirin juga dapat menurunkan resiko penyakit stroke. Dengan mengonsumsi 30 mg tiap harinya akan menurunkan resikonya himgga 10,4%. Akan tetapi komsumsi aspirin ini harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.

Solusi yang tepat untuk mencegah penyakit ini adalah mengenali orang dengan resiko yang tinggi terhadap penyakit ini. Setelah itu menyarankannya untuk menerapkan pola hidup sehat dengan memberhentikan kebiasaan merokok, menjaga tensi darah, dan menghindari makanan dengan kandungan kolesterol yang tinggi.

Kolesterol mampu menyumbat darah yang meninggikan resiko penyakit stroke. Olahraga secara teratur juga dapat membakar lemak dan menurunkan resiko stroke.

Semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *