Tahukah Anda Hukumnya Ziarah Kubur 1 Syawal (Idul Fitri)

Ziarah kubur adalah mengunjungi kuburan sanak saudara untuk berdoa.Waktunya bisa dilakukan kapan saja, karena tidak ada dalil yang mengatur tengtang waktu yang baik atau waktu yang diperbolehkan untuk berziarah. Tidak seperti halnya amalan sunah yang lainnya mempunyai aturan waktu sendiri.

Di Indonesia khususnya yang mengaku bermadzhab Ahlul sunnah waljamaah sering melakukan ziarah kubur ketika idul fitri. Sehingga kita lihat ketika idul fitri (1 Syawal) orang berduyun-duyun pergi kekuburan untuk berziarah.

s 194

Yang akhirnya terkadang dikuburan secara tidak sengaja sebagai ajang silaturahmi karena dari setiap pelosok terdekat mereka selalu menyempatkan diri untuk berziarah kubur.

Tapi pada awalnya ziarah kubur itu dilarang oleh Nabi Muhammad karena wanita yang ditinggalkan oleh saudaranya yang meniggal sering meratapi kuburannya, sehigga pada akhirnya nabi tidak melarang lagi ziarah kubur lagi karena sudah menganggap keimanan kaum muslimin pada waktu itu sudah kuat.

Sebagaimana sabda Nabi“ Dari Abu Hurairah r.a berkata, Rasulullah bersabda: aku meminta ijin kepada Allah untuk memintakan ampunan bagi ibuku, tetapi Allah tidak mengijinkan kemudian minta ijin kepada Allah untuk berziarah kemakam ibuku, lalu Allah mengijinkanku. (H.R. Muslim).

Adapun orang yang sering menyempatkan untuk berziarah kubur yang bertepatan dengan 1 syawal, adalah ciri khas masyarakat urban yang identik dengan mudik setiap hari raya. Yaitu libur panjang selama beberapa minggu. Untuk memanfaatkan momen itulah mereka ingin mendoakan sanak saudaranya yang sudah meninggal dunia.

Tapi terkadang di sebagian daerah tertentu ziarah itu dilakukan ketika menghadapi momen-momen bahagia seperti akan melakukan khitanan, pernikahan atau momen bahagia yang lainya yang manfaatnya memberitahu bahwa dia akan melaksanakan hal tersebut. Walaupun dalam prakteknya doa yang dipanjatkan hamper sama dengan ziarah seperti biasa.

Karena hakikatnya ziarah itu untuk, yaitu:

  1. Salah satu nasihat untuk mengingat mati
  2. Untuk mendoakan orang yang meninggal
  3. Untuk mengingat kesalehan seseorang apabila yang diziarahi seorang yang dianggap Alim oleh masyarakat.

Baca Artikel Lainnya :

Jadi, ziarah kubur yang dilakukan ketika bertepatan dengan 1 syawal (Idul Fitri) adalah hanya kebudayaan masyarakat urban saja, adapun ziarahnya tetap merupakan amalan sunnah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *