Tahukah Anda Risiko Kebocoran Usai Operasi Pemotongan Lambung?

Operasi pemotongan lambung atau biasa disebut juga sebagai Roun-en-Y Hastric Bypass Surgery adalah tindakan operasi yang lazim dilakukan di seluruh dunia dalam rangka menurunkan berat badan seseorang dengan sangat cepat.

Secara umum yang dilakukan di Amerika Serikat, operasi pemotongan lambung dibagi menjadi dua step. Yang pertama adalah membuat kantung kecil di perut yang dinamakan proses “stomach stapling”. Kantung kecil tersebut akan membuat orang merasa cepat kenyang.

t-83

Lalu, step kedua adalah pembuatan bypass yang akan membuatkan saluran langsung ke daerah yang disebut dengan jejunum tanpa melewati duodenum. Proses ini akan menyerap segala kalori yang ada dalam makanan dan disebut juga sebagai metode “malabsorptive”.

Setelah operasi pemotongan lambung, seseorang biasanya akan dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari. Setelahnya, kira-kira sekitar 2 atau 3 minggu baru dapat beraktivitas dengan normal.

Ada beberapa masalah komplikasi serius yang sangat mungkin terjadi pasca operasi pemotongan lambung.Beberapa di antaranya adalah:

  • Kondisi yang dikenal sebagai dumping syndrome dapat muncul apabila mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi. Gejala yang muncul dapat berupa sesuatu yang tidak mengenakkan, seperti perasaan mual yang sangat menyiksa, muntah, berkeringat, loyo, diare, dan bias sampai pingsan;
  • Meningkatnya kadar gas yang ada di sekitar perut;
  • Maag yang muncul secara tiba-tiba;
  • Hingga kebocoran pada jaringan bypass yang telah dibuat.

Selain itu, operasi ini juga dapat berpotensi mengganggu system metabolisme tubuh dan munculnya beberapa penyakit, antara lain:

  • Abdominal Hernia;
  • Sesak Dada;
  • DisfungsiParu;
  • Diare;
  • Dehidrasi Akut;
  • Pembengkakan Hati;
  • Pembengkakan dan Nyeri pada Kandung Kemih;
  • Stoma Obstruction;
  • Hingga Penurunan Berat Badan Secara Drastis.

Hingga saat ini, banyak pro dan kontra yang membahas metode diet dengan melakukan pemotongan lambung ini. Selain hasil yang diperoleh tidak dapat dipastikan, risiko yang harus ditempuh tidaklah sebanding.

Baca Artikel Lainnya :

Biaya yang dikeluarkan untuk operasi besar ini pun terbilang mahal. Maka, usahakan untuk melakukan konsultasi mendalam dengan dokter ahli jika Anda berencana ingin melakukan metode diet  ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *