Tanah di Indonesia dan Pengolahannya

Tanah di Indonesia dan Pengolahannya – Dalam sejarah dari waktu ke waktu banyak sekali perubahan. Perubahan kebutuhan, perubahan gaya hidup. Begitu pula di Indonesia. Sebagian besar masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani. Dan dalam bidang pertanian pun pengolahan lahan terus mengalami peningkatan. Penyiapan lahan hingga masa panen terus diperbaiki prosesnya agar menjadi baik. Agar hasil panen melimpah tentu saja diperlukan bibit yang unggul dan pengolahan tanah yang benar. Tanah di Indonesia sendiri memang banyak sekali macamnya.

196

Berbagai macam tanah di Indonesia antara lain:

  1. Tanah vulkanis
  • Tanah andosol: tanah ini terbentuk karena abu vulkanis.
  • Tanah regosol: terbentuk dari endapan abu-abu vulkanis. Tanah ini sendiri memiliki tekstur yang kasar.
  • Tanah alluvial: tanah ini berbentuk pasr atau lumpur halus.
  1. Tanah organosol
  • Tanah humus: terbentuk dari pembusukan bahan-bahan organic.
  • Tanah gambut: pembusukan bahan organic.
  • Tanah litosol: hasil pelapukan batu.
  • Tanah podzol: terdapat di daerah yang memiliki intensitas hujan tinggi.
  • Tanah mergel: tanah hasil larutan kapur.
  • Tanah laterit: hasil pencucian air hujan
  1. Tanah terarosa: hasil pelapukan dari batu-batu kapur.

Metode pengolahan lahan terbagi menjadi 2 yaitu:

  • Konvensional

Pengolahan dengan metode ini biasanya dipergunakan untuk lahan yang sempit dengan kemiringan tertentu. Banyak lingkungan pedesaan didaerah pegunungan yang mengolah lahan dengan metode ini. Di pedesaan banyak sekali yang menggunakan metode ini untuk pertanian atau sayuran. Kelebihannya dikarenakan modal untuk penanaman relative kecil. Karena pengerjaannya masih dengan cara manual.

  • Modern

Pengolahan seperti ini biasanya untuk proyek perkebunan yang luas. Karena alat-alat yang digunakan pun sudah modern, hal ini dikarenakan untuk menghemat waktu pengerjaan. Kekurangannya ada pada modal, karena membutuhkan modal yang cukup besar.

Setiap memilih metode pengolahan lahan, sesuaikan dengan jenis tanah. Hal ini diperlukan karena jenis tanah memang sangat berpengaruh, tidak hanya melihat dari luas lahan yang akan ditanami. Ciri tanah Indonesia sendiri adalah memiliki banyak unsur hara, cukup air, struktur tanah yang cukup baik. Jika melihat sisi positive ini, tinggal cara kita untuk mengolahnya dengan cara yang benar.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *