Teknik Budidaya Buah Belimbing Dengan Baik

Teknik Budidaya Buah Belimbing Dengan Baik – Belimbing merupakan salah satu jenis buah yang pada awalnya berasal dari negara jiran Malaysia kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia utamanya daerah tropis termasuk Indonesia. Di Indonesia, buah belimbing sendiri merupakan buah yang populer karena dapat dengan mudah mencarinya.

Untitled

Tanaman yang memiliki nama Latin Averrhoa carambola L ini sebenarnya terbagi menjadi berbagai macam jenis. Pada umumnya kita mengenal yang namanya belimbing manis dan belimbung wuluh. Keduanya masuk ke dalam genus yang sama namun berbeda spesies. Belimbing wuluh memiliki nama Latin A.bilimbi L.

Belimbing sendiri merupakan tanaman yang disukai dan banyak ditanam di pekarangan rumah karena manfaatnya. Ya, salah satu manfaat dari tanaman belimbing adalah dapat menyerap berbagai racun yang bertebaran di udara seperti asap kendaraan bermotor.

Selain itu buah yang dihasilkan oleh pohon belimbung juga enak dan menyehatkan. Bagi anda yang ingin memulai budidaya tanaman belimbing, sebaiknya harus tahu terlebih dahulu karakteristik dan proses perkembangan belimbing. Untuk informasi lengkapnya bisa dilihat pada ulasan berikut.

1. Syarat Tumbuh
Tanaman belimbing ini dapat tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan air. Selain itu tanaman yang satu ini juga dapat hidup dengan baik di daerah yang tidak berangin serta memiliki curah hujan sedang. Kondisi tanah yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman belimbing adalah tanah yang mengandung bahan organik dengan derajat keasaman atau PH 5,5 sampai dengan 7,5.

2. Pembibitan
Sekedar informasi bahwa tanaman belimbing dapat berkembangbiak baik dengan cara vegetatif ataupun generatif. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan juga diperlukan bibit yang berkualitas. Biasanya benih bibit belimbing yang unggul didapat dari biji buah yang dihasilkan dari pohon yang memiliki kualitas bagus.

Biji buah diambil kemudian dicuci bersih lalu ditiriskan sebelum biji disemai dan dijadikan benih belimbing untuk ditanam.Penyemaian biasanya dilakukan di media tanah yang telah disediakan dan diolah terlebih dahulu. Pengolahan bisa dilakukan dengan cara penggemburan dan pemberian pupuk. Setelah benih tumbuh menjadi pohon kecil kemudian bisa langsung dipindah untuk ditanam.

3. Penanaman
Jarak tanam antara bibit belimbing satu dengan lain bisa disesuaikan dengan luas lahan yang digunakan untuk budidaya. Namun untuk jarak yang ideal bisa menggunakan perhitungan 5 x 5 meter atau 6 x 6 meter. Penanaman bibit dilakukan dengan menggali lubang dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm kemudian diberi bibit dan pupuk awal.

4. Perawatan
Setelah bibit selesai ditanam, langkah selanjutnya adalah dilakukan perawatan dengan cara penyulaman, penyiangan, penyiraman, pemupukan, dan pemerian semprotan pestisida apabila tanaman terserang hama. Panen belimbing biasanya dapat dilakukan setelah 35 sampai 60 hari pasca buah belimbing dibungkus.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *