Teknik dan Cara Budidaya Tanaman Bengkuang

Teknik Budidaya Tanaman Bengkuang – Bengkoang ialah salah satu buah yang sering di temukan. Selain di konsumsi buah ini juga digunakan sebagai perawatan kecantikan. Oleh sebab itu saat ini mulai banyak bermunculan petani-petani bengkoang. Bengkoang sebenarnya tidak bisa di tanam di lahan yang sembarangan, karena hal tersebut juga mempengaruhi kualitas yang di hasilkan dari bengkoang itu sendiri.

1

Penyiapan benih

Benih bengkoang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan 2 cara sekaligus, yakni dengan menyeleksi tanaman bengkoang yang telah tumbuh. Pilih tanaman yang sehat, biarkan tanaman hingga mengeluarkan polong, untuk tanaman lain Anda bisa memangkasi bunganya. Jika tanaman bengkoang bunganya tidak di pangkasi, maka ia tidak akan menghasilkan umbi. Polong yang tumbuh hingga tua, polong ini akan menghasilkan benih. Cara lain untuk menghasilkan benih dengan membiarkan umbinya.

Penanaman tanaman bengkoang

Bajak tanah atau cangkul. Hal ini bertujuan untuk menggemburkan tanah. Buat bedengan agar drainase mampu berjalan dengan baik. Lebar dari bedengan ini 1 meter dan tinggi 20 hingga 25 cm. Jarak di antar bedengan 40 hingga 50 cm.

Tebarkan kompos atau pipik kandang, dosis pupuk kurang lebih 20 ton untuk per hektarnya. Aduk dan campurkan secara merata. Di dalam sebuah bedeng buat 2 baris lubang. Jarak baris 25 hingga 30 cm. Masukkan benih sebanyak 1 biji dan timbun dengan tanah. Siram secukupnya demi mempertahankan kelembaban tanah. Sebelum benih di rendam lebih baik rendam 6 hingga 12 jam.

Perawatan tanaman bengkoang

Sebenarnya bengkoang sendiri termasuk di dalam tanaman yang sangat tahan terhadap kekeringan, namun bila terjadi kekeringan yang ekstrim, Anda bisa melakukan penyiraman. Hindari melakukan penyiraman dengan setengah basah, karena akan bisa menyebabkan tanaman layu dan mati. Jika tanaman telah berumur 2 minggu, batangnya tumbuh serta menjalar.

Di usia 2 minggu, Anda bisa melakukan penyiangan bergantung dari kondisi lahan. Saat tanaman berumur 3 minggu, Anda sudah bisa melakukan pemupukan. Beri pupuk dengan tambahan kompos kering atau sekam. Saat menginjak 1 bulan, Anda bisa memulai proses pengguntingan-pengguntingan pucuk di semua tanaman.

Setelah pengguntingan yang pertama, akan banyak tunas yang baru. Pengguntingan ini dilakukan saat bunga telah mekar sebanyak 80%. Biarkan segala tanaman menghasilkan biji, dan selanjutnya Anda bisa melakukan prosedur pembenihan.

Pemanenan tanaman bengkoang

Bengkoang sendiri bisa di panen saat berusia 4 bulan, namun jika Anda ingin bengkoang memiliki ukuran yang lebih besar, Anda bisa menunggu saat usianya 5 hingga 8 bulan. Saat sudah 8 bulan, lebih baik segera lakukan pemanenan. Jika Anda masih menunda pemanenan, buah akan menjadi kurang renyah dan memiliki serat. Cara pemanenan bengkoang dengan melakukan pencabutan batang.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *