Teknik dan Metode Pengendalian Tata Ruang

Teknik dan Metode Pengendalian Tata Ruang – Penataan tata ruang sendiri memang haruslah sesuai dengan perencanaan yang sudah tersusun dengan baik, bila tidak direncanakan dengan baik, di takut kan akan terjadi pembangunan yang terlalu mementingkan kepentingan sebuah golongan tanpa memikirkan kepentingan public.

Contohnya saja bila kawasan industry berdekatan dengan daerah pemukiman yang padat penduduk, tentu saja hal itu akan berdampak buruk pada ekosistem maupun kehidupan penduduk di sekitar lingkungan tersebut.

Bahkan yang paling buruk pun dapat mengakibatkan kesenjangan ekonomi antar masyarakat. Tentunya kita tidak mau, hal buruk ini terjadi pada lingkungan kita. Maka perlu adanya pengendalian.

s

Memang ada teknik pengendalian tata ruang. Diantaranya pengaturan zonasi, pengaturan ini memang sudah dikembangkan dan digunakan oleh Negara-negara maju seperti Jerman dan Amerika, bahkan Negara tetangga kita Singapura sehingga tidak asing bagi kita, bila kita kesana, tata ruang kota begitu teratur, rapi. Ada juga pengaturan perizinan. Pengaturan ini diatur oleh pemerintah setempat. Peraturan ini pun sudah di atur di dalam undang-undang.

Intensif dan disinsentif, adala upaya untuk memberikan hadiah ataupun imbalan terhadap pelaksanaan yang sudah dilakukan sejalan. Pelaksanaan ini diwujudkan berupa:

  • Keringanan membayar pajak, sewa ruang, ataupun imbalan.
  • Pengadaan infrastruktur.
  • Memberikan kemudahan untuk berbagai macam perizinan.

Sedangkan untuk disinsentif upaya untuk mencegah atau pun mengurangi kegiatan yang tidak sejalan dengan tata ruang. Pelaksanaan ini diwujudkan dengan:

  • Menetapkan pajak yang sangat tinggi.
  • Susah untuk mendapatkan ijin, dikarenakan banyak pertimbangan, yang ditakutkan dimasa datang hal itu aka berakibat buruk bagi lingkungan sekitar.
  • Membatasi infrastruktur.

Adanya pengenaan sanksi adalah tindakan yang dilakukan untuk penataan ruang yang belum sesuai. Dalam penataan ruang pun masyarakat wajib menaati rencana yang sudah di tetapkan, memanfaatkannya sesuai dengan ijin pemanfaatan ruang, mematuhi segala ketentuan yang berlaku, memberikan akses apabila kawasan tersebut adalah milik umum. Perlunya kesadaran yang tinggi di masyarakat menjadi tombak keberhasilan pengendalian tata ruang. Sanksi tegas yang sudah di tetapkan haruslah di lakukan sesuai dengan ketentuan.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *