Teknik dan Tips Beternak Jangkrik

UntitledTeknik dan Tips Beternak JangkrikJangkrik ialah salah satu binatang yang berukuran kecil. Di era sekarang ini, permintaan Jangkrik jauh lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan banyaknya pemelihara kicau burung yang membutuhkan binatang ini sebagai menu konsumsi yang bergizi. Oleh karena itulah, konsumsi Jangkrik tak pernah menurun. Bahkan, pada beberapa Ikan seperti arwana ataupun yang lainnya membutuhkan Jangkrik sebagai makanan dan juga pemenuhan gizi yang tepat nan seimbang. Melihat adanya hal tersebut, Anda bisa menciptakan ide bisnis yang menguntungkan dengan beternak Jangkrik. Caranya pun tidak sulit, sederhana saja.

Sebelum melaksanakan program peternakan Jangkrik, nada harus mempersiapkan beberapa barang dan juga keperluan yang lainnya untuk menjalankan ternak ini, seperti:

  • Bibit yang unggul dari indukan jantan dan juga betina.
  • Wadah yang terbuat dari triplek, ukuran bisa disesuaikan.
  • Tempat atau lokasi yang tenang, jauh dari suara berisik ataupun bising kendaraan bermotor.
  • Lokasi yang teduh, terbebas dari cahaya matahari.
  • Pasir halus atau semen sebagai tempat untuk penetasan telur.
  • Trei atau kertas untuk tempat tinggal yang nyaman.
  • Pakan yang cukup nan bergizi.

Beberapa hal tersebut merupakan persiapan awal, yang selanjutnya ialah meletakkan bibit Jangkrik induk yang jauh lebih banyak dari Jantan, bisa 1 banding 5. Siapkan pula semen tersebut yang terletak pada wadah yang terbuka dan datar.

Pastikan dalam keadaan lembab, bukan kering ataupun basah. Siapkan kertas yang digunakan sebagai wadah telur, karena kertas tersebut sangat menghangatkan bayi Jangkrik. Bila terlalu dingin, membuatnya mati. Lalu, pastikan tempat tersebut tertutup rapat tapi memiliki ventilasi udara yang memadai.

Selanjutnya ialah untuk perawatan yang rutin, sebuah perlakuan yang mudah nan simpel. Anda perlu melakukan treatment ini setiap hari sebagai langkah pengecekan dan juga pengkondisian dari Jangkrik itu sendiri, seperti:

  • Membersihkan area tersebut di pagi hari saja, lalu dilanjutkan dengan memberikan makan dan juga di sore hari.
  • Memastikan bahwa semen ataupun pasir halus tersebut dalam keadaan lembab, bila kering Anda bisa menyemprotnya secara pelan-pelan. Hal ini bertujuan untuk melindungi telur supaya menetas dengan baik.
  • Segera bersihkan indukan betina yang telah mati, karena telah menetaskan telurnya, agar ruang tersebut tidak berbau busuk.
  • Bila telur telah menetas, segera pindahkan indukan yang masih hidup, dan biarkan anak-anak Jangkrik tersebut tumbuh dengan makanan yang cukup.

Langkah yang mudah nan simpel bukan? Bahkan untuk ternak tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama, dalam satu sampai dua bulan saja bisa memanen dalam jumlah yang banyak. Terlebih lagi, hanya bermodal kecil dari indukan yang berkualitas dan pakan yang bisa dicari dari kebun tanpa membeli. Sehingga, besarnya keuntungan pun dipastikan sangat banyak dan bisa menjadikan sumber penghasilan yang pasti.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Teknik dan Tips Beternak Jangkrik

  1. Pingback: Memulai Budidaya Lintah, Hewan untuk Terapi Kesehatan | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *