Teknik Menanam Durian dengan Menggunakan Pot

Teknik Menanam Durian dengan Menggunakan Pot – Durian merupakan buah yang dijuluki sebagai king of fruit atau raja dari segala buah. Buah tropis ini digemari oleh banyak orang karena rasanya yang manis dan baunya yang sedap namun tidak sedikit orang yang tidak menyukai buah ini.

vps

Buah ini memiliki harga yang bervariasi mulai dari yang murah hingga harga yang mahal untuk jenis tertentu misalnya durian montong. Sehingga, tidak jarang orang yang memilih untuk menanam buah ini sendiri.

Lahan yang semakin sempit membuat orang menanam durian di dalam pot. Tanaman buah dalam pot atau yang dikenal dengan nama tabulampot semakin menjadi pilihan. Berbeda dengan menanam durian di tanah lapang, menanam di dalam pot memiliki cara tersendiri.

Karena ruangan tanam yang tidak selapang biasanya, buah yang dihasilkan sulit untuk tumbuh secara maksimal sehingga diperlukan perawatan khusus agar dapat tumbuh dengan baik. Hal yang harus diperhatikan sebelum menanam adalah menyiapkan media tanam yang mengandung unsur hara yang diperlukan oleh pohon durian.

Media tanam yang diperlukan adalah dengan mencampurkan pupuk kandang dengan tanah liat dan menggunakan perbandingan 1:1. Tanaman durian yang masih terdapat di dalam karung kemudian dibenamkan di tanah yang telah dilubangi sebelumnya sebesar ukuran karung atau tempat tanaman tersebut.

Pada bagian dasar dari tanah tersebut, selanjutnya diberi pupuk fosfor, TSP, dengan dosis 2 sdm atau 20 gr yang dimaksudkan untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhan akar. Jangan lupa untuk diberi furadan dengan jumlah yang sama yaitu 2 sdm yang dimaksudkan untuk mencegah adanya bakteri patogen.

Ketika durian telah ditanam di dalam tanah, berikan juga TSP dan furadan dengan jumlah yang sama seperti yang diberikan pada dasar tanah yang digunakan untuk menanam yaitu masing-masing sebanyak 2 sendok makan atau sekitar 20 gr. Pemindahan ini dilakukan dengan maksud untuk mendorong pertumbuhan vegetatif dari pohon durian. Pohon tersebut kemudian dirawat selama 8-12 bulan dengan diberi pupuk sebanyak 2-3 kali.

Ketika telah memasuki umur lebih dari 1 tahun atau 12 bulan, pohon durian beserta bola akarnya dipindahkan ke dalam drum atau pot. Di ruangan antara karung yang membungkus pohon durian tersebut dengan drum atau pot, beri media utama yang telah disiapkan sebelumnya yaitu campuran pupuk kandang dan tanah liat, serta masukkan pula jerami. Tujuan dari penggunaan media tersebut yaitu untuk mempermudah sistem drainase dan untuk memiliki pori-pori yang cukup.

Akar dari pohon durian akan keluar setelah diberi perangsang akar dengan dosis sebanyak 25 ml per 10 liter air. Perangsang sebaiknya diberikan setiap hari selama 1 minggu dan setelahnya harus dilakukan perawatan rutin misalnya pengairan yang baik agar buah durian dapat keluar di tahun berikutnya.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *