Teknik Menanam Tanaman Ketumbar

Teknik Menanam Tanaman Ketumbar – Ketumbar merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digunakan untuk bahan bumbu berbagai macam masakan mulai dari masakan Asia sampai dengan masakan Latin. Tanaman yang memiliki nama Latin Coriandrum sativum ini cukup populer di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Untitled

Berbagai jenis masakan Indonesia banyak yang menggunakan bumbu ketumbar. Tanaman yang satu ini disukai banyak orang karena memiliki banyak manfaat. Selain untuk bumbu masakan, tanaman ketumbar juga memiliki banyak sekali kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh manusia.

Tanaman ketumbar merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah dibudidayakan. Tanaman ini dapat hidup di lahan kebuh maupun pekarangan rumah. Tak heran banyak yang ingin mencoba menaman dan membudidayakan tanaman ini. Berikut cara atau teknik menanam ketumbar yang baik dan bisa anda coba di rumah.

1. Waktu Tanam
Ketumbar akan dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam di waktu yang tepat. Pada iklim tropis seperti Indonesia, penanaman ketumbar baik dilakukan pada saat cuaca dingin namun kering seperti pada saat musim gugur antara bulan maret sampai dengan mei.

2. Media Tanam
Tanam ketumbar pada tanah yang memiliki kondisi yang subur. Penanaman ketumbar juga sebaiknya dilakukan di tempat yang terkena sinar matahari yang cukup. Selain itu media tanam ketumbar adalah tanah ringan yang memiliki tingkat derajat keasaman atau PH 6,2 sampai dengan 6,8. Aliran air dan penutup tanaman saat terik matahari juga sangat diperlukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman ketumbar.

Sebelum media tanam digunakan, sebaiknya diolah terlebih dahulu dengan cara menggemburkannya. Penggemburan bisa dilakukan dengan cara mencangkul hingga kedalam 2 sampai 3 inci kemudian beri pupuk kompos untuk memperbaiki struktur tanah.

3. Penanaman
Penanaman biji ketumbar bisa dilakukan dengan jarak 6 hingga 8 inci antara bibit satu dengan yang lainnya. Penanaman yang baik dapat dilakukan dengan kedalaman ¼ inci. Setelah ditanam, bibit ketumbar perlu asupan air yang cukup untuk mempercepat proses pertumbuhannya.

4. Perawatan
Perawaran tanaman ketumbar bisa dilakukan dengan cara pemberian pupuk setelah ketumbar memiliki tinggi 2 inci. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk nitrogen yang larut dalam air. Jangan sampai memberikan pupuk terlalu banyak karena akan merusak tanaman. Selepas tanaman ketumbar tumbuh dengan besar dan kuat, dosis penyiraman bisa dikurangai, karena pada dasarnya ketumbar hidup di tanah yang kering.

Selain itu perawatan ketumbar juga bisa dilakukan dengan cara menjaga agar tanaman tidak terlalu penuh atau sesak. Caranya dengan memotong batang tanaman yang terlalu tinggi atau mencabut tanaman yang pertumbuhannya kurang. Selain itu juga diperlukan penyiangan agar tanaman ketumbar bisa tumbuh dengan baik.

5. Panen
Panen ketumbar bisa dilakukan dengan cara memotong bagian daun dan batang tanaman pada bagian dasarnya. Panen biasanya dilakukan setelah tanaman memiliki ketinggian 4 sampai 6 inci.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Teknik Menanam Tanaman Ketumbar

Leave a Reply to Mas Joko Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *