Teknik Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Belimbing

Teknik Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Belimbing – Belimbing, siapa yang tidak mengenal buah ini. Buah ini memiliki rasa yang manis bila sudah masak. Akan tetapi, ternyata saat proses penanaman membutuhkan penanganan yang sangat intensif, hal ini dikarenakan belimbing mempunyai banyak sekali ancaman serangan hama. Apalagi hama atau penyakit yang menyerang buah. Akan bisa menyebabkan gagal panen hingga buah rusak.

1

Hama lalat buah

Gejala yang di timbulkan pada belimbing yang telah terserang lalat, kulit akan timbul noda hitam, saat buah di belah Anda akan menemukan larva yang akan mengotori buah. Buah pun akan menjadi busuk bahkan rontok. Serangan hama yang satu ini mampu di cegah dengan cara penyemprotan cairan insektisida serta pembungkusan pada buah. Jika belimbing terserang cara terbaik dengan memutuskan siklus kehidupan serangga ini.

Hama larva nacoleia

Kulit yang terserang hama akan menjadi kudisan atau burik. Warnanya pun akan berubah menjadi abu-abu, pecah-pecah. Saat tingkat serangan sangat hebat, buah memiliki bentuk yang tidak normal kempes, dan akhirnya rontok. Penanggulangan dari hama ini dengan menyemprotkan cairan insektisida saat buah berukuran pentil. Insektisida lebih baik disemprotkan 7 hingga 10 hari sekali.

Hama ngengat

Di awal serangan lubang yang berada di permukaan tanah akan semakin alam di daerah lubang. Lubang ini akan berubah warna menjadi coklat, hingga akhirnya meluas. Bola bagian lubang di belah, Anda kan melihat lorong dan akan mengarah di bagian dalam. Serangan dari hama ini bisa dicegah dengan menyemprotkan insektisida serta membungkus buah.

Hama kutu aphis

Bunga ataupun buah akan menjadi layu, mengerut bahkan kering. Bila dibiarkan secara terus menerus akan menjadi rontok, selain rontok buah pun akan memiliki ukuran yang kecil. Serangan hama kutu ini bisa Anda cegah dengan pemangkasan dengan cara yang teratur. Pemangkasan di uraikan di muka. Jika hama ini menyerang Anda bisa menyemprotkan insektisida Basudin.

Penyakit jamur upas

Penyakit jamur ini menyerang batang. Kulitnya memiliki warna cokelat. Tanda tanaman terserang jamur, batang atau ranting yang di serang kulitnya akan berwarna mengkilap menyerupai laba-laba, dan selanjutnya akan berbentuk bercak putih. Pengendalian penyakit ini dengan menjaga kebersihan dari tanaman, serta mengusahakan agar tajuk pohon tidak rindang. Bagian tajuk selalu di pangkas agar pohon tidak rimbun.

Penyakit bercak daun cercospora

Cendawan cercospora ini sangat gemar menyerang daun atau batang yang berumur masih muda. Penyakit ini akan menyebabkan bercak klorotik yang berada di daun. Tepi daun pun akan berwarna cokelat tua dan ungu. Pengendalian cercospora ini dengan pembakaran agar tidak menjadikannya sebagai sumber penyakit. Cara lain yang bisa dilakukan dengan merawat tanaman seperti di siram, di pangkas dengan cara yang teratur.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *