Teknik Pertanian Organik Modern

Teknik Pertanian Organik Modern – Dari beribu tahun lalu, manusia telah mengerti apa itu pertanian. Dapat dikatakan bertani dan berburu adalah pekerjaan pertama yang diketahui oleh manusia dari jaman purba. Dimulai dari pertanian nomaden berkembang sampai menjadi pertanian modern. Tidak berhenti sampai disini, pertanian modern dikembangkan lagi menjadi pertanian organik modern. Dengan bertani, kebutuhan pokok manusia dalam hal pangan akan terpenuhi. Karena manusia pada dasarnya adalah makhluk yang dinamis. Selalu berkembang karena memiliki otak. Seiring dengan perkembangan tersebut, maka kebutuhan juga semakin berkembang.

Untitled

Alasan ini yang menyebabkan adanya system pertanian organik modern. Jika dulu kebutuhan pangan hanya untuk mengatasi rasa lapar dan bertahan hidup. Sekarang untuk memperpanjang keberlangsungan hidup. Bertahan memiliki arti sempit karena hanya bersifat temporary atau sementara sustainability berarti kontinyu. Inilah konsep yang mendasari perkembangan pertanian dari system tradisional ke modern. Bagaimana agar petani selain memenuhi kebutuhan pangan saat ini tetapi juga di masa yang akan datang.

Istilah organic sendiri masih berkaitan dengan sustainability diatas. Dimana untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya, manusia harus memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik dari sebelumnya. Kata organic ini mulai diperkenalkan sekitar tahun 1940’an lalu, mengacu pada bahan yang menyertai produksi suatu system pertanian. Yaitu dengan sesedikit mungkin menyertakan bahan kimia pada benih dan prosesnya. Baik itu pupuk maupun tindakan lainnya. Secara umum pertanian organik modern dapat dicapai dengan cara sebagai berikut:

Diversifikasi tanaman dalam suatu lahan pertanian. Beberapa tanaman yang berbeda akan membuat beberapa hewan yang memiliki peran pendukung terhadap keberlangsungan pertanian menjadi tertarik. Sehingga tidak perlu ada media tambahan agar tanaman dan tanah tetap subur.

Pertanian yang dilakukan berbarengan dengan aktivitas peternakan. Akan ada dukungan dari kedua aktivitas ini. Dimana lahan harus diolah dengan bahan alami, yaitu kotoran hewan. Kotoran ini juga harus bebas dari bahan kimia buatan, sehingga harus makan dari rumput yang ditanam sendiri, begitu seterusnya.

Mengolah tanah dengan kotoran hewan, dan menanami rumput seperti dijelaskan sebelumnya tadi.

Saat ini beberapa tanaman yang dapat dikembangkan dengan system pertanian organik modern masih terbatas pada holtikultura atau tanaman sayur-sayuran.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Teknik Pertanian Organik Modern

  1. nacita suwarso

    Hallo, saya berniat menjadi petani organik. Namun saya memiliki kendala. Saya tinggal kawasan kota. Dan hanya memiliki lahan hijau dgn uk 2×3 meter. Dengan lahan seperti itu apakah sya bisa mewujudkan keinginan saya untuk membuat kebun organik. Lalu langkah2 apa yng harus saya lakukan sebagai petani pemula.terima kasih

    Reply
    1. Mas Joko Post author

      Alternatif pertanian dengan lahan sempit di perkotaan yaitu dengan menerapkan sistim pertanian hidroponik, saat ini banyak sekali orang kota dan bahkan ditengah-tengah kota memiliki kebun sendiri dengan sistem hidroponik, selain bisa di lakukan dengan mudah, sistem tersebut juga tidak membutuhkan lahan yang luas, saya rasa dengan 2×3 meter cukup untuk budidaya tanaman dengan sitem hidroponik.. tergantung jenis tanaman yang akan di tanam, kalau hanya sekedar sayuran mungkin bisa saja. asalkan jangan pohon pisang atau kelapa sawit ajha.. hehe..

      untuk lengkapnya sistem pertanian hidroponik bisa di baca di artikel : http://jokowarino.id/cara-bertanam-dengan-sistem-hidroponik/
      Atau Bisa liat video di ; http://jokowarino.id/video-cara-budidaya-tanaman-cara-hidroponik/

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *