Teknik sederhana budidaya tanaman nanas

Teknik sederhana budidaya tanaman nanas – Buah nanas atau yang memiliki nama lain Ananas Comosus ini merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis, salah satunya di Indonesia. Buah nanas merupakan buah yang berasal dari Brazil, tapi ada juga yang mengatakan bahwa buah ini juga berasal dari Paraguay serta Bolivia. Tetapi kini buah nanas dapat di temukan di seluruh penjuru dunia, untuk di Indonesia sendiri daerah yang membudidayakan nanas ada d lampung. Tetapi pada dasarnya seluruh wilayah di Indonesia dapat untuk ditanami nanas. Termasuk daerah anda, anda tertarik untuk membudidayakan nanas? Berikut akan saya ulas mengenai cara sederhana membudidayakan nanas.

135

PERSIAPAN AWAL BUDIDAYA NANAS

Persiapan ini bertujuan agar anda mengetahui varietas dari nanas, di Indonesia jenis yang paling sering di tanam adalah nanas Cayenne dan nanas Queen. Cayanne merupakan jenis nanas yang yang memiliki daun yang halus, tidak memiliki duri serta memiliki ukuran buah yang besar. Sedangkan untuk nanas jenis Queen memiliki daun yang pendek dan berduri serta memiliki bentuk buah yang cenderung lonjong seperti kerucut.

Setelah mengetahui jenis dari nanas yang dapat anda budidayakan sendiri, anda juga harus memulai dengan mengolah tanah untuk membudidayakan nanas. Saat yang baik untuk mengolah tanah adalah pada saat musim hujan bersamaan dengan proses penyemaian bibit. Jangan lupa juga untuk memperbaiki kualitas sirkulasi dari tanah. Setelah semuanya sudah selesai lakukan langkah langkah berikut :

  1. Pertama, buatlah bedengan. Penentuan bedengan dilakukan bersamaan dengan proses pengolahan awal dari tanah. Bedengan ini dibuat dengan cara meratakan permukaan tanah, kemudian di kiri dan kanan bedengan buatlah saluran tempat air masuk serta keluar.
  2. Lakukan proses pengapuran pada tanah. Pengapuran ini dilakukan apabila pH tanah di bawah 4,5 atau di atas 6,5.
  3. Penyemaian bibit nanas. Langkah ini dilakukan harus bersamaan dengan proses pengelolaan tanah agar waktu tanam tepat. Secara umum petani Indonesia lebih memilih untuk menggunakan metode vegetatif, yaitu metode dengan menggunakan akar nanas, tunas nanas, buah nanas, dan lain-lain. Setelah mendapatkan bibit anda dapa memulai langkah penyemaian.
  4. Lakukan penyemaian bibit pada tempat tersndiri, kondisi yang baik adalah tempat yang lembab dan memiliki sirkulasi udara yang bagus.
  5. Langkah selanjutnya adalah membesarkan bibit hasil penyemaian. Pemeliharaan ini meliputi penyiraman secara teratur.
  6. Setelah bibit memiliki tinggi 25 – 30 cm, bibit bisa dipindahkan ke media tanah. Cara penanaman adalah dengan membuat lubang pada tanah dengan ukuran dan kedalaman secukupnya. Lakukan proses penanaman ini hanya pada musim hujan. Lakukan penyiraman secara teratur agar tanah tadi lembab dan basah.
  7. Pemeliharaan tanaman ini dilakukan untuk menjaga agar nanas dapat tumbuh secara optimal. Perawatan serta pemeliharaan ini adalah melkukan penyiraman, pemupukan, serta menmberantas hama serta penyakit yang menyerang nanas. Pahami pula penyakit yang menyerang nanas agar anda dapat menangani denga cara yang tepat pula. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan zat kimia selam proses pembudidayaan nanas.
  8. Tahap terakhir adalah pemanenan. Untuk memanen nanas pastikan bahwa nanas memang sudah tua dan matang biasanya untuk nanas yang di tanam dari tunas akar akan membutuhkan waktu sekitar 12 bulan. Setelah nanas di panen lakukan penyortiran, kemudian cuci bersih nanas sebelum melakukan proses pengepakan dan pendistribusian.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *