Teknologi dan Strategi Konservasi Tanah

teknTeknologi dan Strategi Konservasi Tanah – Mengetahui banyaknya tanah yang sudah tercemar saat ini yang mengurangi kesuburan dan tentu menurunkan produktifitas tanaman yang di tanam di atasnya. Haruslah ditanggapi serius tidak hanya pemerintah juga masayarakat terutama para petani yang bercocok tanam. Kebutuhan industri, pasar, dan permintaan konsumen mengharuskan para petani tanaman tertentu yang langka untuk menghasilkan produksi yanng lebih banyak. Namun sayangnya dalam peningkatan produksi tersebut tanpa sadar petani sudah merusah struktur tanah pada lahan mereka. Sehingga seiring berjalanan waktu semakin banyak zat kimia dari pestisida masuk ke tanah dan menyebabkan kesuburan dari lahan mulai berkurang. Karena hal tersebut teknologi dan strategi konservasi tanah mulai banyak digalakan di berbagai daerah.

Pusat teknologi lingkungan mulai mempunyai beberapa tugas yang terus dikerjakan terutama di bidang teknologi dan strategi konservasi tanah untuk menyuburkan lahan-lahan yang telah tercemar. Badan ini bertugas mengkaji dan menerapkan kegiatan untuk pemantauan, pemulihan lahan dan pengelolaan lingkungan. Tidak hanya lahan yang diperbaiki tetapi juga masalah perairan beberapa teknologi yang diterapkan yang pertama adalah teknologi untuk pemulihan kualitas lahan atau tanah. Teknologi ini berupa reklamasi yang dibuat untuk RECOLA atau yang sering disebut pemulihan lahan dan melakukan uji untuk mengetahui kandungan logam berat dan zat-zat kimia berbahaya lain.

Selain teknologi dan strategi konservasi tanah pada bidang ini juga melakukan pengkajian untuk masalah perairan. Beberapa teknologi yang diterapkan yaitu yang pertama teknologi untuk memantau kualitas pada suatu perairan. Jaringan sistem informasi yang terintegrasi dengan baik untuk pemantauan, prakiraan serta permodelan karakteristik daerah perairan dapat membantu memantau kualitas daerah perairan di antaranya mencakup beberapa hal.

Hal pertama adalah pengkajian daya dukung untuk perairan, selain itu ada juga pemantauan, menganalisis data fisik, biologi serta kimia, perakitan EWS. Terdapat beberapa teknologi yang digunakan untuk perairan yaitu bio monitoring dan pengelolaan berkaitan dengan kualitas perairan pada tampak udang. Jadi tidak hanya teknologi dan strategi konservasi tanah saja yang diperlukan tetapi juga konservasi perairan.

 

Baca Artikel Lainnya :

 

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *