Tips Budidaya Ayam Brolier

Tips Budidaya Ayam Brolier – Dari waktu ke waktu minat masyarakat terhadap daging ayam terus meningkat. Peningkatan ini otomatis harus disertai dengan jumlah peningkatan produksi ayam ras pedaging tersebut. Salah satu kelebihan ayam jenis ini adalah cepat panen. Ayam ini sudah bisa dipanen dalam waktu 5 hingga 7 minggu. Namun, ayam jenis ini memiliki banyak kelemahan seperti bila saat penen tidak panen maka pertumbuahan akan berhenti atau bisa jadi malah turun.

a

Selain itu ayam broiler termasuk binatang yang sensitive karena bisa ngambek atau stress bila kaget. Oleh karena itu penting kiranya setiap peternak dapat mengenali karakteristik.

Agar tumbuh kembangnya optimal maka perhatikan beberapa tips dalam budidaya ayam broiler :

Kandang
Tempat budidaya atau ternak ayam broiler haruslah memenuhi standar minimal teknis dan kesehatan. Kandang haruslah rapat, tidak bocor, ventilasi cukup dan sinar matahari tidak masuk terlalu banyak.

Jarak antar kandang tidak terlalu rapat. Perhatikan saluran air agar proses pembuangan dapat berjalan dengan lancar. Pastikan tidak ada sumbatan karena bisa menimbulkan penyakit.

Konstruksi kandang harus kuat untuk jangka panjang agar aman dari terpaan angin. Selain itu kandang juga harus aman untuk para pekerja. Agar bau yang tercipta tidak terlalu menyengat ada baiknya kandang dibuat lumayan jauh dari pemukiman penduduk.

Jaga kebersihan alat kandang
Alat kandang ini berupa tempat pakan (feeder), tempat minuman (drinker), alat semprot desinfektan (sprayer), seng pelindung anak ayam, pemanas, tirai penutup kandang dan lain-lain harus tersedia cukup dan terjaga kebersihannya.

Bila alat tersebut maka pertumbuhan ayam tidak akan optimal. Bila kotor akan sangat rentan terhadap penyakit. Bila telah terserang penyakit maka harus dipisahkan agar tidak menulari yang lain.

Hanya menggunakan bibit ayam terbaik
Ciri anak ayam atau bibit yang baik antara lain kering, bersih, lincah, tidak cacat, sehat dan berat lebih dari 40 gram.

Pakan
Gunakan pakan yang tepat sesuai dengan usia ayam. Pakan yang digunakan hendaknya memiliki kandungan kaya protein, lemak, energy, asam amino, vitamin, serta kasar dan abu.

Jaga kesehatan
Ayam broiler adalah hewan yang mudah mati meski hanya karena kaget saja. Maka dari itu sebisa mungkin jauhkan dari suara bising. Selain itu ayam ini mudah terkena diare kalau salah pakan.

Oleh karena itu penting disiapkan nutrisi tambahan atau multi vitamin untuk keadaan yang tidak di inginkan. Selain multivitamin perlu juga disiapkan vaksin dan antibiotic untuk menjaga daya tahan tubuh.

Pemilihan dan penggunaan obat-obatan tersebut haruslah selektif. Jangan sampai niat semula untuk menyembuhkan malah membawa petaka karena memberi dampak yang buruk.

Tata laksana pemeliharaan
Pekerja harus tahu betul kapan ayam diberi makan, diberi multi vitamin atau obat-obatan lain. Salah perlakuan karena pekerja tidak tahu tata laksana pemeliharaan akan sangat merugikan. Pekerja ini juga harus bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap kelangsungan hidup ayam broiler.

Untuk itu pekerja yang digunakan adalah yang telah pengalaman atau sudah mendapat pelatihan khusus sehingga bisa mengambil tindakan bila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Sebisa mungkin pemilik bisnis ini mempekerjakan dokter hewan yang bisa dipanggil sewaktu-waktu bila ada masalah di kandang.

Selain pakan yang paling penting untuk diperhatikan adalah sanitasi kandang. Dengan sanitasi yang baik maka ayam akan lebih sehat dan senantiasa dalam keadaan baik-baik saja. Pada intinya ayam membutuhkan kondisi yang kondusif sama seperti hewan yang lain. Oleh karena itu hindarkan berbagai kemungkinan adanya sesuatu yang bersifat tiba-tiba.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

One thought on “Tips Budidaya Ayam Brolier

  1. Pingback: Beberapa Jenis Ayam Buras | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *