Tips Menghemat Penggunaan Listrik

Tips Menghemat Penggunaan Listrik – Saat Anda membaca tulisan ini mungkin terbersit di benak Anda, kenapa listrik harus dihemat penggunaannya? Di Indonesia, belum 100% penduduknya bisa menikmati listrik.

Sekitar 20% atau bahkan lebih dari itu, penduduk Indonesia masih belum bisa menikmati listrik secara maksimal seperti apa yang bisa kita rasakan.

Untitled

Oleh sebab itu, bukan hal yang bijak menggunakan listrik secara berlebihan atau boros meski tidak sengaja sekalipun, sebab listrik yang kita pakai itu, masih ada hak orang lain yang belum menerimanya—dan kita sedang menggunakannya.

Selain itu, pembangkit listrik di negara kita sekitar 60%-nya masih menggunakan energi dari pembakaran fosil yang ujung-ujungnya membantu proses terjadinya pemanasan global.

Alasan ketiga yang patut menjadi pertimbangan Anda untuk segera sadar diri melakukan penghematan listrik adalah…. biaya. Sebab, penggunaan listrik tetap perlu biaya.

Jika Anda tidak ingin menghabiskan banyak uang untuk membeli listrik, sedangkan Anda bisa menghematnya sehingga tidak perlu mengalirkan dana untuk keperluan itu dan bisa dialirkan ke keperluan lainnya, kenapa tidak?

Sekarang, bagaimana caranya menghemat penggunaan listrik? Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk menghemat penggunaan listrik Anda:

  1. Gunakan listrik saat diperlukan saja, selebihnya lebih baik dimatikan.
  2. Sebisa mungkin, hindarilah menyimpan makanan panas di kulkas. Sebab, akan memerlukan waktu untuk menghilangkan panasnya terlebih dulu.
  3. Manage penggunaan AC sesuai luas ruangan yang digunakan.
  4. Buat tandon air jika menggunakan sanyo supaya tidak perlu menyalakan dan mematikan listrik setiap membutuhkan air.
  5. Miliki setrika dengan pengatur panas yang otomatis
  6. Hilangkan kebiasaan tv justru menonton Anda karena Anda tertidur. Jika mengantuk, sebaiknya langsung saja pergi ke kamar tidur, atau setidaknya matikan dulu sumber listrik yang mengalir ke tv (jangan hanya menekan tombol off)
  7. Gunakan air yang sudah mendidih saat memasak nasi dengan rice cooker.
  8. Manfaatkan sinar Matahari ketika ia bisa dimanfaatkan. Maksudnya saat siang, atau saat di kantor cukup buka jendela dan biarkan cahaya Matahari menerangi ruangan atau bisa juga menggunakan panel surya kalau dimungkinkan.
  9. Gunakan segala peralatan elektronik yang lebih hemat energi. Misalnya, pilih lampu hemat energi dari pada dop atau bohlam jika tidak memiliki tujuan khusus seperti memberi suhu hangat pada telur ayam supaya cepat menetas. Juga, menggunakan laptop akan lebih hemat energi daripada menggunakan komputer. Pemilihan alat elektronik yang hemat energi juga lebih disarankan.
  10. Lepaskan semua sambungan listrik setelah selesai digunakan. Jika tetap tertancap di steker maka secara sadar Anda sedang membuang listrik dengan percuma.
  11. Hentikan kebiasaan hanya menekan off pada alat elektronik yang tersambung ke listrik. Misalnya tv, radio, kulkas, dan charger. Sebab, bisa jadi aliran listrik tetap ada, sehingga lebih baik dicabut saja.
  12. Jika memungkinkan, jangan memasang colokan secara bersamaan sebab bisa mengakibatkan korsleting listrik.
  13. Menggunakan listrik prabayar bisa menjadi alternatif lain jika Anda merasa kesulitan mengontrol penggunaan listrik. Karena secara otomatis, Anda akan berusaha menggunakan dengan sehemat mungkin, karena prinsipnya sama dengan pulsa telepon, kalau habis, isi ulang.

Baca Artikel Lainnya :

Dengan menghemat listrik, maka kita bisa membantu saudara kita setanah air untuk mendapatkan haknya. Selain itu, dengan menghemat listrik, ini berarti sebisa mungkin kita telah berusaha tidak berpastisipasi dalam pemanasan global.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *