Tips Penting Budidaya Ikan Lele Agar Tidak Banyak yang Mati

Tips Penting Budidaya Ikan Lele Agar Tidak Banyak yang Mati – Budidaya ikan lele merupakan salah satu bisnis perikanan yang menguntungkan. Bagaimana tidak, ikan ini bukan hanya disukai oleh masyarakat untuk dikonsumsi. Tetapi juga mudah untuk dibudidayakan serta menghasilkan laba yang besar.

Untitled

Secara pasti setiap bidang usaha bertujuan untuk memperoleh suatu kesuksesan, yaitu pada keuntungan yang tidak sedikit. Tentu saja jumlah keuntungan akan lebih relative dan bisa lebih banyak berdasarkan upaya Anda.

Baca Juga : Membedakan lele Jantan dan betina

Dalam budidaya ikan lele, terdapat beberapa hal yang harus anda pelajari sebelum melangkah untuk menjalankannya, yaitu:

  • Memilih bibit yang unggul.
  • Menyiapkan kolam yang dalam dengan ditutupi terpal.
  • Menyiapkan makanan yang bergizi.

Dari persiapan tersebut, Anda bisa menjalankan budidaya ikan lele dengan kolam terpal. Dimana metode ini jauh lebih menguntungkan dan juga lebih mudah dari segala hal. Berikut ini adalah beberapa langkah yang tepat untuk melaksanakan budidaya tersebut, seperti:

  • Siapkanlah kolah dengan air yang tidak penuh, bila sedalam satu meter, 80 cm terkena air. Diamkan selama satu minggu, agar lumut ataupun beberapa tumbuhan air bisa tumbuh.
  • Masukkan bibit ikan lele secara bersamaan, biarkan beberapa jam kemudian dan beri makan.
  • Hindari pemakaian air yang jernih, biarkan air hijau keruh saja karena lele menyukainya.
  • Tutupilah kolam tersebut dengan terpal, agar terhindar dari berbagai resiko seperti mangsa dari ular, dll.
  • Berilah eceng gondok ataupun tumbuhan air di kolam tersebut untuk tempat sembunyi dan bisa untuk dijadikan makanan bagi lele.
  • Berilah pakan secara rutin dalam jumlah yang seimbang, karena berlebihan tidak baik.
  • Setiap bulannya, sortir untuk memisahkan ikan yang sudah besar dengan yang kecil.
  • Setelah 3 bulan, ikan siap di panen.

Cara tersebut sangatlah mudah, bukan. Akan lebih terstruktur dan teratur dengan pengaturan dan manajemen bisnis. Sehingga, dalam budidaya ikan ini tidak dilakukan secara sembarangan atau hanya sekedar ikut-ikut orang lain. Apalagi dalam perikanan ini memakan waktu 3 bulan, pasti ada yang masih kecil. Untuk ikan tersebut berikanlah tempat yang tersendiri dan di beri pakan secukupnya saja untuk dipanen beberapa minggu ke depan.

Bila setelah 3 bulan berlalu, terdapat banyak ikan lele yang siap dipanen, sebaiknya pilih ikan yang paling besar untuk dipanen. Lalu, bisa laku dan terjual semuanya tanpa sisa. Setelah itu, bisa dilanjutkan pada panen yang berikutnya, yaitu panen atas ikan yang masuk ke dalam sortir tadi. Dengan demikian, ikan-ikan tersebut bisa sukses menjadi tumbuh besar tanpa ada yang mati.

Setelah usaha pertama dalam perikanan tersebut sukses dan tidak ada ikan yang mati, berarti anda telah sukses dalam periklanan lele. Selain itu, dalam budidaya ini bisa anda kembangkan lagi dan dijadikan bisnis perikanan yang bisa dikonsumsi untuk lauk sendiri ataupun untuk dijual dengan harga yang relative sesuai dengan harga pasaran yang ada.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

2 thoughts on “Tips Penting Budidaya Ikan Lele Agar Tidak Banyak yang Mati

    1. Mas Joko Post author

      Tidak Mas, Malah itu bagus untuk ikan lele.. pada prinsifnya ikan lele tidak mampu bertahan atau tidak menyukai kolam dengan air jernih dan bening.. Untuk masalah air hijau beberapa jurnal tentang budidaya ikan lele sangat menganjurkan kolam dibiarkan dahulu hingga air berwarna hijau baru benih lele disebarkan..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *