Umbi dari genus Dioscorea sebagai Pengganti beras

Umbi dari genus Dioscorea sebagai Pengganti beras – Makanan pokok kita adalah nasi yang berasal dari beras. Saat ini harga beras tergolong mahal walaupun kebanyakan masyarakat Indonesia adalah petani. Selain itu pemerintah juga masih mengimpor beras dari luar. Dengan adanya beras yang mahal maka diperlukan suatu alternatif yang dapat menggantikan beras. Umbi-umbian merupakan salah satu tanaman yang mempunyai potensi yang dapat dikembangkan menjadi tanaman pangan yaitu sebagai pengganti makanan pokok.

a

Umbi-umbian di Indonesia sangat beragam, namun potensi dari umbi-umbian tersebut belum di manfaatkan dan di kembangkan secara maksimal. Saat ini hanya beberapa umbi-umbian saja yang sudah dimanfaatkan tetapi belum maksimal yaitu kentang, ubi jalar, singkong, talas dan ganyong. Selain umbi tersebut, masih banyak umbi-umbian lain yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan yaitu dari genus Dioscorea.
Dioscorea merupakan tanaman perdu, memanjat, bentuk daunnya bulat telur hingga memanjang (ada yang seperti daun sirih). Dioscorea membentuk umbi di dalam tanah bahkan umbi tersebut ada yang menggantung (aerial).

Berikut ini adalah umbi-umbian dari genus Dioscorea yang bisa kita manfaatkan sebagai ketahanan pangan.

  • Dioscorea alata atau yang lebih dikenal dengan uwi. Uwi ini telah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya di daerah pedesaan. Uwi mempunyai banyak varietas serta rasa yang beragam (tawar hingga manis). Tanaman uwi berupa perdu yang memanjat dengan ketinggian hingga 3-10 m. Bentuk daun bulat telur, batang bersayap 4 serta jarang berduri dan berbulu. Umbi uwi majemuk, bentuk umbi uwi yaitu dari bulat hingga panjang (menjari/menggerombol). Daging umbi uwi mempunyai berbagai warna yaitu ungu, putih dan kuning muda. Tanaman ini dapat tumbuh pada daerah dengan ketinggian 800 m dpl. Varietas local dari uwi yang dikenal adalah uwi beras, uwi ungu dan uwi ulo.
  • Dioscorea esculenta atau gembili. Nama daerah dari D. esculenta adalah ubi jae atau ubi butul. Habitus dari D. esculenta adalh perdu memanjat, bentuk daun (ginjal, batang kuat, bulat, berbulu halus dan berduri), bentuk umbi bulat panjang, daging umbi berwarna putih hingga putih kekuningan, bunga terdiri dari bulir (berwarna hijau). Tanaman gembili tumbuh di tanah datar hingga ketinggian 700 m dpl. Sebenarnya tanaman ini sudah lama dibudidayakan di daerah pedesaan tetapi tidak secara massal. Pada saat umbi masih mentah bila dikonsumsi akan terasa gatal, bila sudah direbus memliki rasa yang enak dan lekat (seperti ketan) serta daging umbi yang lunak (jika diremas hancur seperti pasir). Bentuk amilum dari umbi gembili adalah polyhedral dengan ukuran 6,18-0,933 µm serta di dalam sel parenkim terdapat struktur agregat yang tinggi.
  • Dioscorea pentaphylla atau di kenal dengan tomboreso. D. pentaphylla mempunyai nama daerah uwi matri, uwi sawut ata uwi dewata. Habitus perdu (memanjat) dengan ketinggian 5-10 m, daun berbentuk jorong dan majemuk dengan 3-7 helai anak daun, hidup pada ketinggian 500-1050 m dpl. Bentuk umbi bulat, daging umbi warna putih, kuning, ada bercak ungu serta tidak bergetah. Daging umbi cepat berubah warnanya menjadi coklat kehitaman setelah (terkena udara dan alcohol 70%). Bentuk mailum bulat telur (tebalik memanjang), ukuran 42,1-5,494 µm. Tanaman ini telah dibudidayakan, ada juga yang liar.

Seratus gram (100 gram) umbi Dioscorea spp. mengandung rata-rata protein (1,4-3,5 g), lemak (0,4 – 0,2 g), karbohidrat (16,4 – 31,8 g) dan serat (0,4 –10 g). Sedangkan unsur yang terkandung dalam umbi Dioscorea spp. adalah besi (0,7–5,20 mg/100 g), kalsium (12–69 mg/100 g), Kalium (294–397 mg/100 g), Fosfor (17–61 mg/100 g), dan Natrium (8–12 mg/100 g). Adapun vitamin yang terkandung yaitu Tiamin (0,01–0,11 mg/100 g), vitamin C (4–18 mg/100 g), Niasin (0,3–0,8 mg/100 g), Riboflavin (0,01–0,04 mg/100 g) (Opara 2003).

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

3 thoughts on “Umbi dari genus Dioscorea sebagai Pengganti beras

  1. Pingback: Cara Meningkatkan Tanaman dengan Teknologi Bioteknologi | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  2. Pingback: Langkah-langkah Dalam Memulai Bisnis Pertanian | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  3. Pingback: Teknik Budidaya Tanaman Rumput Gajah | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *