Upaya Peningkatan Produksi Udang Galah

Upaya Peningkatan Produksi Udang Galah – Udang galah merupakan salah satu komoditas hasil perikanan air tawar yang sangat potensial karena memiliki nilai ekomomi yang tinggi. Budidaya udang galah dewasa ini perkembangannya memang belum sebaik udang windu. Namun prospeknya tidak kalah dengan komoditas udang windu. Udang galah yang dipelihara dan dibesarkan dalam air tawar dapat mencapai 30 cm, sehingga tidak jauh berbeda dengan ukuran udang windu yang dipelihara dalam tambak air payau.

Untitled

Budidaya udang galah mengalami perkembangan yang cukup pesat khususnya pada sektor pembesaran. Namun demikian pada kondisi lapangan masih sering muncul berbagai kendala yang disebabkan belum tersosialisasikan sistem budidaya dan kurangnya penguasaan teknologi spesifik dalam budidaya udang galah. Oleh karena itu dalam usaha untuk merebut pasar udang galah diperlukan adanya kesinambungan produksi, salah satunya yaitu dengan upaya peningkatan produksinya.

Sosialisasi teknologi tepat guna dalam mendukung perkembangan udang galah. Upaya peningkatan produktivitas dalam usaha pembesaran udang galah dapat dilakukan dengan penerapan intensivikasi pemeliharaan dan pengembangan sentra budidaya. Rangkaian langkah berikut merupakan solusi untuk menuju keberhasilan usaha pembesaran udang galah, yaitu :

  • Optimalisasi kondisi kolam
  • Penggunaan benih unggul
  • Penggunaan naungan (shelter)
  • .Monitoring kualitas air secara periodik
  • Penyeragaman ukuran benih
  • Pemeliharaan benih tunggal alami
  • Penggunaan jenis pakan dan sistem pemberian yang tepat
  • Pengembangan sentra budidaya

Menurut Murtidjo (1992), suksesnya usaha budidaya udang galah tidak lepas dari kegiatan teknis yang diimbangi dengan kegiatan social dan ekonomi. Kegiatan tersebut dikenal dengan “Sapta Usaha” yang mencakup 7 kegiatan pendukung, seperti :

1. Konstruksi kolam

Kegiatan perencanaan dan pembuatan kolam yang sesuai dengan standar supaya memudahkan pengelolaan, baik dalam melakukan pengeringan kolam maupun pengisian dan pembuangan air.

2. Pengaturan air

Kegiatan pengelolaan air harus tetap dilakukan seperti tersedianya air sepanjang tahun dengan jumlah yang cukup untuk udang galah, kualitas air  dan bebas dari pencemaran, serta pemasukan dan pembuangan air dapat dilakukan dengan lancar. Saluran yang memiliki kegunaan sendiri-sendiri, akan menghindarkan air buangan masuk kembali ke kolam.

3. Benih

Mencakup kegiatan pemilihan benih. Pengadaan benih udang galah sebaiknya dibeli dari Balai Benih Udang Galah, karena produksi dari Balai Benih secara umum kualitasnya dapat diandalkan dan ukurannya seragam. Dengan demikian secara ekonomi lebih menguntungkan ditinjau dari aspek pengelolaan dan pemasaran.

4. Pengelolaan

Mencakup kegiatan seperti pengolahan tanah, pemupukan dan pemberian makanan tambahan. Pengolahan tanah, khususnya dasar kolam sangat penting karena dengan adanya pengolahan menjadikan tanah dasar kolam terbebas dari gas-gas beracun yang berdampak negatif bagi udang. Selain itu perlu dilakukan pemupukan, baik penggunaan pupuk organik maupun nonorganik, agar tanah dasar kolam tetap subur sehingga berbagai jenis makanan alami yang disukai udang dapat tumbuh dengan subur pula. Pemberian makanan tambahan juga sangat mendukung pertumbuhan udang, sehingga dapat mempersingkat waktu pemanenan udang galah.

5. Pengendalian hama

Mencakup kegiatan usaha penanggulangan hama kolam, baik hama pemangsa, pesaing ataupun yang dapat merugikan secara ekonomi.

6. Tatalaksana usaha

Mencakup kegiatan yang bersifat ekonomi. Dalam pelaksanaan budidaya udang galah, petani sebaiknya dapat memperhitungkan biaya produksi serta kemampuan modal yang dimiliki, sekaligus memperhitungkan sasaran produksi yang akan dicapai dan menghindarkan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu.

7. Pemasaran hasil

Mencakup kegiatan memperhitungkan potensi pasar komoditas udang galah, baik pasaran dalam negeri maupun pangsa pasaran ekspor. Dengan adanya pemahaman potensi pasar, petani dapat menghindarkan kerugian yang bersifat ekonomi.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *