Wahana Wisata Museum Angkut Plus Movie Star Studio Kota Batu, Malang

Wahana Wisata Museum Angkut Plus Movie Star Studio Kota Batu, Malang – Bagi anda yang pernah mengunjungi kota Malang, mungkin sebagian dari anda akan merasa seperti sedang berada di kota Yogyakarta. Jika dilihat sekilas, terdapat beberapa kesamaan antara Kota Batu dan Jogja seperti banyak terdapat berbagai Universitas dan yang pasti adalah tujuan wisatanya yang sanagt banyak pilihan sehingga menjadikan kota ini semakin layak untuk dikunjungi.

11

Sangat banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi di Kota Malang, salah satunya adalah adalah Museum Angkut Plus Movie Star Studio. Tempat ini merupakan wahana wisata baru yang dihadirkan oleh kota Malang dan resmi dibuka untuk umum sejak bulan Maret 2014 lalu. Lokasi dari objek wisata yang edukatif ini terletak di Jalan Terusan Sultan Agung 2 Kota Batu dan masih satu komplek dengan Jatim Park II.

Sesuai dengan namanya, di dalam museum Angkut kita akan disuguhi pemandangan berbagai alat transportasi darat, laut, udara baik yang sudah kuno ataupun modern dari berbagai penjuru dunia.

Dengan gaya bangunan bernuansa Eropa, museum ini berdiri gagah di atas lahan seluas 3,7 hektar dan merupakan yang pertama di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Untuk dapat masuk ke Museum ini, pengunjung harus membayar biaya tiket masuk sebesar Rp 50 ribu untuk hari Senin-Kamis, sedangkan pada hari Jumat-Minggu ataupun hari-hari besar Rp 75 ribu.

Di dalam Museum Angkut, terdapat beberapa zona sesuai dengan latar belakang sejarah dan jenis angkutannya. Berbagai macam jenis alat angkut yang ditampilkan ada yang berupa wujud asli dari pabrikannya dan ada juga yang berupa replica. Beberapa kendaraan langka pun juga dipajang di tempat wisata ini misalnya mobil seri Chrysler Windsor Deluxe yang pernah dipakai mantan presiden Indonesia pertama yakni Ir. Soekarno.

11

Beberapa wahana yang dapat pengunjung nikmati di Museum Angkut ini diantaranya adalah Zona Edukasi, Zona Jerman, Batavia, Gangster & Broadway, Las Vegas, Italy, Hollywood, Pasar Apung Nusantara dan masih banyak lagi.

Di Zona Batavia misalnya, disini pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan pelabuhan Sunda Kelapa dan Stasiun Jakarta Kota pada latar awal abad ke-19. Di dalam zona ini ditampilkan keramaian pelabuhan dengan suasana jual beli, becak, pedati, bemo, dan sejumlah angkutan pada zaman itu.

Tidak hanya berisi dengan berbagai hal tentang transportasi, Museum Angkut juga menyediakan informasi mengenai Movie Star Studio. Di zona ini terdapat bermacam-macam informasi tentang film, baik dari Indonesia maupun Hollywood.

Setelah pengunjung puas berkeliling dan menikmati ragam mobil angkut, pengunjung dapat memanjakan selera makan dengan menikmati menu-menu khas Nusantara di pasar terapung. Pasar Apung Nusantara didesain berada di tengah sebuah danau buatan dan mirip pasar terapung yang berada di Kalimantan Selatan.

Di pasar apung ini tersedia berbagai macam makanan khas masing-masing daerah, seperti gudeg Jogja, sate madura, dan makanan khas lain. Di tempat itu pengunjung dapat berbelanja souvenir maupun makanan tradisional sepuasnya.

Baca Juga :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *