Yang Harus Dihindari Ketika Anda Berjerawat

Semua orang mendambakan kondisi bagus seperti jika seorang perempuan memiliki seraut wajah yang bebas jerawat dan muka mulus karena selalu dalam perawatan kulit yang dilakukan secara rutin setiap hari dengan telaten.

Yang perlu diberikan perhatian khusus adalah menjalani fase pemeliharaan kesehatan kulit wajah adalah memilih perawatan secara alami atau memakai produk klinis yang aman, contohnya adalah produk kosmetik dari rumah produksi Rich Amor yang cukup populer karena tidak membuat si penderita mengalami ketergantungan.

n 64

Artinya, jika jerawat anda sudah mulai menunjukkan gejala sembuh secara total, maka anda bisa bebas mengaplikasikan produk kulit jenis dan merk apapun tanpa merasa khawatir akan menjadi tergantung kepada  produk klinis tersebut !

Dijamin, setelah melakukan sebuah terapi perawatan jerawat, jerawat anda akan lenyap secara tuntas apalagi jika diterapkan dengan disiplin tinggi dan prosedur yang benar melalui beberapa fase pemeliharaan kulit yang tersulit.

Kekeliruan tentang persepsi yang ditangkap oleh sekelompok masyarakat mengenai terapi perawatan kulit, paling keliru terjadi dalam kelompok masyarakat awam tentang terapi pengobatan jerawat jenis tertentu.

Banyak yang beranggapan bahwa kulit wajah dan tubuh anda yang bermasalah dengan penyakit kulit akan sembuh karena melakukan terapi pengobatan yang dijalani dengan kesungguhan hati tapi jika anda teledor maka dalam beberapa minggu atau bulan akan muncul kembali jerawat.

Dimana kondisi seperti inilah yang dianggap sebagai kondisi dimana si penderita menjadi tergantung terhadap produk kosmetik sehingga justru menyebabkan kulit wajah semakin rusak !

Pada beberapa kondisi tertentu hal tersebut di atas bisa saja terjadi demikian, namun apabila anda memakai produk yang banyak mengandung merkuri maka partikel berat merkuri akan menyebabkan terjadinya penyumbatan di pori – pori kulit wajah.

Jika anda mengaplikasikan produk medis dari dokter kulit dan medically proven dimana ternyata mengalami kecocokan terhadap jenis kulit wajah dan tubuh anda tetapi kemudian beberapa hari ke depan justru jerawat muncul kembali di wajah dan semakin parah.

Maka kemungkinan telah terjadi kesalahan dalam cara anda melakukan terapi pengobatan terhadap sikap memperlakukan kulit dengan cara – cara benar sesuai petunjuk para ahli.

Berikut ini kami berikan beberapa panduan untuk anda perhatikan lebih serius dalam menghindari perawatan dan penanganan penyembuhan jerawat yang keliru / salah dilakukan sehingga memperburuk kondisi :

1. Cepat putus asa dalam pengobatan jerawat.

Pengobatan jerawat terhadap beberapa kelompok perempuan usia remaja dan wanita dewasa biasanya memerlukan waktu perawatan yang lama apalagi jika mereka memilih menggunakan perawatan dengan cara – cara alami seperti memakai bahan – bahan dari alam.

Waktu normal yang dibutuhkan sekitar 2 – 6 minggu untuk bisa memperoleh hasil positif yang bernar – benar bermanfaat untuk kesehatan kulit anda, maka dari itu pakailah obat jerawat untuk jangka waktu 1 bulan sebelum anda merasa bosan, lelah atau putus asa karena hasilnya kurang sempurna dan akhirnya memutuskan untuk tidak lagi mengikuti terapi pengobatan tersebut.

Jika anda merasa ada perbaikan, maka disarankan untuk tetap melakukan perawatan tersebut karena kadang – kadang dalam proses masa pengobatan awal, jerawat di wajah justru akan tumbuh menjadi lebih banyak dan membandel, tetapi jangan khawatir karena hal ini wajar sebagai langkah awal untuk memulai proses penyembuhan dengan memakai cara – cara tertentu.

2. Mencuci atau menggosok wajah dengan berlebihan.

Kebiasaan buruk mencuci dan menggosok wajah secara kasar dan berlebihan adalah cara perawatan wajah yang salah tapi sering anda lakukan sebagai langkah awal dalam melakukan perawatan wajah berjerawat.

Pada umumnya tidak membantu proses penyembuhan jerawat, hal ini justru mengakibatkan terjadinya proses iritasi pada kulit wajah anda setelah anda mencuci wajah dan bisa memicu munculnya iritasi yang disebabkan oleh adanya sisa – sisa sabun pembersih yang berbahan dasar kimia dan mereka biasanya menempel kuat di permukaan pori – pori kulit wajah.

Maka dari itu, pilihlah sabun pembersih yang bersifat non – iritatif dengan pH yang sesuai untuk pH masing – masing jenis kulit wajah anda yaitu berkisar antara 5 – 6,5.

 3. Memilih produk yang menyebabkan jerawat.

Pilihlah produk yang bersifat non – komedogenik dan tidak menyebabkan jerawat dalam jangka panjang. Produk – produk kosmetik tersebut tidak banyak mengandung alkohol secara berlebihan atau tidak mengandung basa sabun.

Produk – produk kosmetik, tabir surya dan pelembab yang banyak mengandung isopropyl palmitate, isopropyl myristate, butyl stearate, isopropyl isostearate, decyl oleate, isostearyl neopentanoate, isocetyl stearate, myristle myristate, cocoa butter, acetylated lanolin, dan pewarna D & C.

Biasanya memiliki kecenderungan yaitu mudah untuk menutupi pori – pori kulit wajah sehingga justru dapat memicu terjadinya jerawat menjadi tumbuh subur dan akhirnya membandel.

Produk – produk kosmetik yang mengandung minyak juga menjadi faktor utama jerawat mudah tumbuh di tempat – tempat strategis seperti kulit wajah, punggung bahkan kulit kepala.

4. Mencoba banyak produk obat jerawat secara sekaligus.

Berdasarkan pengalaman dimana anda sering gagal dalam menjalani sebuah terapi perawatan kecantikan pada wajah, beberapa kelompok perempuan terutama kaum remaja sering merasa putus asa dalam melanjutkan terapi perawatan wajah mereka karena diketahui ternyata obat – obatan kurang memenuhi fungsinya dalam proses penyembuhan.

Tanpa adanya kesabaran, biasanya mereka tetap melanjutkan perawatan dengan mencoba beberapa obat jerawat jenis lainnya (dalam sekali waktu perawatan).

Hal inilah justru menyebabkan kulit wajah anda makin teriritasi, dan pada akhirnya justru menyebabkan proses penyembuhan jerawat terhambat dan berjalan lambat sehingga memicu kondisi kulit wajah menjadi semakin rusak seperti menimbulkan bekas kehitaman atau jaringan parut dan muka bopeng.

5. Terlambat menemui dokter.

Jika jerawat anda kian hari terlihat subur, bernanah dan membandel serta semakin sulit diatasi dengan perawatan wajah di rumah maka menggunakan obat – obatan bebas justru akan memperparah keadaan, yaitu jerawat akan muncul semakin banyak dan ketika sembuh akan meninggalkan banyak jaringan parut di kulit wajah anda, pencegahannya adalah segeralah menemui dokter spesialis kulit.

Dokter akan memberikan pengobatan dengan dosis yang tepat dibandingkan anda mengaplikasikan obat – obatan bebas, dokter akan mengarahkan anda untuk memilih terapi yang tepat seperti salah satunya adalah dengan memakai teknologi terkini yakni sinar laser.

6. Menghentikan pemakaian obat sebelum waktunya.

Penggunaan obat jerawat sebaiknya dilakukan secara kontinyu dan disarankan jangan berhenti secara tiba – tiba meskipun anda telah mengetahui khasiatnya yaitu kurang ampuh dalam menyembuhkan jerawat dan bekasnya.

Baca Artikel Lainnya :

Penggunaannya lebih baik dikurangi sedikit demi sedikit secara bertahap dan perawatan tetap dijalankan untuk fungsi pemeliharaan. Jika pengobatan dihentikan dengan tiba – tiba maka kondisi ini justru memudahkan jerawat kembali muncul atau kambuh ( malah menjadi lebih banyak ).

Selamat mencoba !

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *