Yudi Utomo, Penemu Kontainer Penampung Limbah Nuklir

Yudi Utomo, Penemu Kontainer Penampung Limbah Nuklir – Tenaga Nuklir meninggalkan sebuah momok yang menakutkan bagi banyak orang. Khususnya akibat beberapa tragedi diantaranya tragedy Chernobyl, yang merupakan satu dari pusat pembangkit tenaga listrik di Ukraina yang meledak pada tanggal 26 April 1986 dan memakan korban lebih dari 4000 pekerja. Namun, meskipun begitu para peneliti tetap memiliki keingingan untuk mendirikan pembangkit tenaga nuklir.yudi

Di Indonesia, penelitian tenaga nuklir melanjutkan penelitian reactor atomic pertama yang didirikan pada 20 Februari 1965. Bahkan satu dari penelitinya telah menemukan container penampung limbah nuklir yaitu Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko. Biasa dikenal dengan nama Yudi Utomo.

Yudi Utomo merupakan seorang ilmuwan di bidang pengembangan nuklir, lebih dikenal karena rancangan dari container penampung limbah nuklirnya. Selain itu juga dikenal karena dia menjadi direktur yang telah berhasil dalam menyelamatkan Batan teknologi. Yudi Utomo dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 15 Maret 1963. Saat ini Yudi Utomo dikaruniai tiga orang anak yaitu Tedjo Sondyako Imardjoko, T. Ardyandaru I. dan yang terakhir T. Prabandhika I.

Yudi Utomo menghabiskan masa sekolah menengah atasnya di Yogyakarta dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Gajah Mada fakultas Tenaga Nuklir. Kemudian Yudi Utomo memperdalam ilmunya di Iowa State University, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar master dan doktornya dengan tepat waktu di tahun 1995. Yudi Utomo selam kuliahnya cukup dikenal banyak orang karena keahliannya.

Hal ini dikarenakan pada tahun 1990an, pemerintah Amerika Serikat mengadakan sebuah kompetisi desain container untuk menampung limbah nuklir. Saat itu, Pembangkit tenaga nukli sangat banyak dan limbah nuklir menjadi salah satu masalah bagi pemerintahan Amerika Serikat. Rancangan milik Yudi Utomo saat itu memenangkan kompetisi tersebut. Hal ini dikarenakan desainnya bagus dan juga aman serta dinilai cukup layak untuk masuk dalam tender proyek pembuatan penampungan limbah nuklir.

Container penampungan limbah nuklir yang dibuat Yudi Utomo dapat bertahan hingga 10 ribu tahun. Kontainer penampung limbah nuklir ini berbentuk silinder yang dibuat dari titanium dengan diameter 1,6 meter panjang 4 meter dan ketebalan 24 inci. Pemilihan bentuk silinder sendiri menurut Yudi Utomo dikarenakan untuk memudahkan dalam memindahkan dan juga untuk mengurangi kebutuhan tempat yang lebih kecil.

Meskipun dinilai sudah cukup layak dan aman namun di internasional, sebuah penemuan harus melalui berbagai pengujian terlebih dahulu. Pada tahun 2001, pengujian pertama dilakukan meskipun hasilnya masih kurang memenuhi persyaratan. Sertifikat paten untuk penemuan ini telah mendapatkan sertifikat di Indonesia.

Prestasi yang didapatnya selama menimba ilmu di Amerika serikat menyebabkan Yudi Utomo mendapatkan tawaran untuk mengajar di Iowa University tetapi Yudi Utomo lebih memilih mengajar di Yogyakarta tepatnya Universitas Gajah Mada dan kemudian di Politeknik Gajah Tunggal. Selain itu, Yudi Utomo juga direktur pusat studi energy di UGM serta konsultan perusahaan. Setelah itu, sempat menjadi konsultan energy PBB di New York (Amerika Serikat). Baru bekerja beberapa bulan, Yudi Utomo mendapatkan permintaan untuk menjadi direktur di PT. Batan Teknologi pada tanggal 26 Juli 2011.

Baca juga : Sang Penemu Ban John Boyn Dunlop

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *